18 Juni 2024

Duaaarrrr…., Crane Girder Proyek Pembangunan Tol Ambruk

Nov6,2021

SUKAWANGI bekasitoday.com– Alat berat jenis Crane Eriktion Girder untuk pemansangan Girder Jembatan penghubung proyek Tol Cibitung-Cilincing yang melintasi sungai Bekasi ambruk.

Jembatan untuk akses Tol Cibitung-Cilincing yang sedang dibangun ini melintas di kampung Babakan kali bedah, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi – Kampung Pulo pasir, Kecamatan Sukawangi, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Ambruknya Crane Eriktion Girder Proyek jembatan tol Cibitung-Cilincing yang sedang dibangun ini menggemparkan warga sekitar pembangunan proyek pada Jumat 05/11/2021 sekitar pukul 14:55 atau sebelum kumandang Adzan Ashar.

Beton jembatan dan alat berat Girder yang diduga mengangkat beban puluhan ton tidak mampu menahan berat beban beton jembatan yang sedang dikerjakan oleh BUJT PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways, yang merupakan salah satu anak usaha Waskita Toll Road.

Saking kerasnya ambruknya Proyek penghubung jalan tol Cibitung-Cilincing sampai terdengar radius kurang lebih satu kilometer sehingga menggegerkan warga kedua kampung sekitar.

Endang (29) warga kampung Babakan RT. 002/011 Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi merasa kaget dengan suara yang seperti samberan petir, padahal jarak rumahnya dengan lokasi kejadian cukup jauh.

“Saya lagi nyantai dirumah tiba-tiba mendengar suara keras saya pikir suara petir, ternyata warga ramai dan banyak yang bilang ternyata proyek pembangunan jembatan penghubung tol Cibitung-Cilincing yang ambruk, “jelasnya.

Pasca kejadian, dilakukan pemasangan garis pembatas. Dan sejumlah orang yang mengaku pekerja proyek Tol Cibitung – Cilincing melarang wartawan untuk mengambil gambar.

Saat mengkonfirmasi insiden tersebut-pun, wartawan dilarang oleh pihak pekerja proyek tol Cibitung-Cilincing, tapi sangat disayangkan padahal kita mengkonfirmasi tentang keamanan proyek tersebut, mengingat sungai Bekasi-CBL adalah akses yang masih banyak digunakan warga sekitar.

Sementara, Arifin yang disebut-sebut sebagai Humas pembangunan tol Cibitung-Cilincing Seksi 2 saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak menjawab konfirmasi, tapi anehnya pesan WhatsApp yang dikirimkan terlihat sudah dibaca.(Muda).

Loading

Bagikan:

Berita Terkait

error: