19 Juli 2024

Luput dari Perhatian Pemerintah, Jalan Rusak Disoal LSM Prabhu Indonesia Jaya

PEBAYURAN bekasitoday.com– Masih banyaknya jalan rusak dan berlubang, membuat pengguna jalan merasa terganggu, pasalnya ketika musim hujan, tak pelak jalan menjadi licin karena tergenang air hujan. Sehingga menyulitkan bagi pengguna jalan untuk melintas.

Kerusakan parah terlihat di jalan Bantarsari Bancong menuju Cuk RT003/003, Desa Bantarsari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Sementara, Endang warga setempat mengatakan, rusaknya jalan disebabkan tidak adanya perhatian dari Pemerintah setempat maupun Pemerintah Kabupaten dan Provinsi.

“Rusaknya jalan karena belum adanya perbaikan sama sekali dari Pemerintah setempat, Daerah maupun Pusat, “ucapnya.

Menurut dia, setiap musim penghujan, badan jalan dipenuhi air dan sangat licin, sehingga pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas di jalan tersebut, dan sering terjadinya kecelakaan dilokasi jalan tersebut. Dirinya minta Pemerintah setempat, baik Desa/Kelurahan, Daerah dan Pusat, dapat segera memperbaiki jalan tersebut, agar pengendara tidak terganggu.

”Kalau musim penghujan tiba, banyak badan jalan dipenuhi air, sehingga pengendara terganggu, “bilangnya.

Ketika dimintai komentarnya, Ketua Korcam Pebayuran LSM Prabhu Indonesia Jaya membenarkan jalan penghubung Desa Karangpatri Bancong cuk, Desa Bantarsari kondisinya rusak parah. Diantaranya jalan penghubung Bancong cuk.

“Sangat miris karena masih banyak jalan yang rusak di wilayah Kabupaten Bekasi. Seharusnya Pemerintah setempat, baik Desa/Kelurahan, Daerah maupun Pusat dapat memperhatikan jalan-jalan yang masih rusak, “ujarnya N Rudiansah.

Terpisah, Wakil Sekjen DPD LSM Prabhu Indonesia Jaya Kabupaten Bekasi, geram dengan kondisi jalan penguhubung Karangpatri Bancong Cuk Rusak Parah, dirinya menduga Dinas tutup mata.

“Masih ada jalan rusak dan berlobang yang perlu diperbaiki dan peningkatan, terutama jalan akses Penghubung Karangpatri Bancong Cuk yaitu Desa Bantarsari, “ucap Asep Hidayat.(AH)

Loading

Bagikan:

Berita Terkait

error: