Potensi ZIS Alumni UNPAD Capai Ratusan Miliar Rupiah, UPZ IKA UNPAD Dorong Penguatan Ekonomi Umat

IMG 20260131 WA0058JAKARTA- bekasitoday.com– Ketua Unit Pengelola Zakat (UPZ) Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD), Agus Santoso, menegaskan besarnya potensi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dapat dihimpun dari lebih dari 300 ribu alumni UNPAD yang tersebar di berbagai profesi dan provinsi di Indonesia. Potensi tersebut dinilai sebagai kekuatan besar ekonomi umat Islam yang dapat digerakkan untuk saling membantu dan memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya di tingkat akar rumput.

Agus Santoso, yang akrab disapa Kang Agus, menjelaskan bahwa pengelolaan dana ZIS melalui UPZ BAZNAS IKA UNPAD dilakukan secara profesional dengan menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas dan transparansi. Seluruh dana yang terhimpun akan disalurkan kepada para mustahik sesuai ketentuan dan regulasi yang telah ditetapkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

“Jika setiap alumni menyalurkan dana ZIS sebesar Rp100 ribu per bulan, maka UPZ IKA UNPAD berpotensi menghimpun dana sekitar Rp30 miliar setiap bulan dan lebih dari Rp300 miliar dalam satu tahun. Bayangkan betapa besar dan kuatnya dana sebesar itu untuk mengungkit dan menggerakkan roda perekonomian umat, “ujar Kang Agus, Sabtu (31/1/2026).

Lebih lanjut, Kang Agus menyampaikan bahwa dana ZIS yang terhimpun akan dimanfaatkan untuk membantu alumni dan mahasiswa UNPAD yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi. Bantuan tersebut mencakup mahasiswa yang mengalami kendala pembayaran uang kuliah, pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, keterbatasan tempat tinggal, hingga kekurangan sarana dan perlengkapan belajar.

Selain itu, dana ZIS juga akan disalurkan kepada masyarakat yang tergolong mustahik, seperti korban bencana alam, pesantren, serta untuk pembangunan dan renovasi rumah ibadah. UPZ IKA UNPAD juga menargetkan program pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro melalui dukungan permodalan, penyediaan alat pendukung usaha dan bahan baku, pendampingan standar operasional prosedur (SOP), penguatan branding, hingga pembukaan akses pasar agar usaha yang dijalankan dapat berkelanjutan dan terus berkembang.

Sebagai penutup, Kang Agus mengimbau seluruh alumni UNPAD serta masyarakat yang memiliki kewajiban menunaikan zakat dan terpanggil untuk berinfak serta bersedekah agar menyalurkan dana ZIS melalui UPZ IKA UNPAD. Ia menegaskan komitmen lembaganya dalam menjaga amanah para muzakki.

“Insya Allah, UPZ IKA UNPAD akan lurus dan konsisten dalam menyalurkan dana ZIS yang telah dipercayakan, “pungkasnya.

Selain layanan penghimpunan dan penyaluran dana, UPZ BAZNAS IKA UNPAD juga membuka layanan informasi dan konsultasi bagi masyarakat yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut terkait zakat, infak, dan sedekah. Layanan tersebut dapat diakses melalui sambungan WhatsApp maupun surat elektronik yang dikelola langsung oleh tim layanan UPZ.

Untuk memudahkan proses pembayaran, UPZ BAZNAS IKA UNPAD menyediakan layanan transfer melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) nomor 5544555358 atas nama UPZ IKA UNPAD. Setelah melakukan pembayaran, para muzakki diimbau untuk melakukan konfirmasi penyaluran melalui tautan resmi yang telah disediakan guna memastikan pencatatan dan penyaluran dana berjalan dengan baik.(Nr).

Bagikan:
error: