JAKARTA bekasitoday.com- Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Jawa Timur menunjukkan kesigapan dan respons cepat saat melaksanakan pengamanan di kawasan wisata Pantai Kenjeran, Surabaya, Sabtu (3/1/2026). Dalam patroli rutin tersebut, petugas berhasil menyelamatkan dua orang anak yang terjebak di area lumpur tebal akibat kondisi air laut yang sedang surut.
Peristiwa bermula ketika kedua anak tersebut bermain terlalu jauh ke arah laut saat air dalam kondisi surut. Tanpa disadari, mereka terjebak di area lumpur yang sangat dalam sehingga tidak mampu menggerakkan kaki dan berpotensi membahayakan keselamatan jiwa. Melihat situasi darurat tersebut, Bharada Nevan, staf Renmin Dit Polairud Polda Jatim yang tengah berjaga, langsung mengambil tindakan cepat dengan melakukan evakuasi secara mandiri ke tengah area lumpur.
Proses penyelamatan berlangsung dramatis, mengingat kondisi lumpur yang tebal dan licin. Namun berkat kesigapan dan keberanian petugas, kedua anak tersebut berhasil ditarik keluar dari jebakan lumpur dan dievakuasi ke lokasi yang aman. Selanjutnya, korban mendapatkan penanganan dan pemeriksaan guna memastikan kondisi kesehatan mereka tetap baik.
Aksi heroik tersebut mendapat apresiasi dari Mabes Polri. Melalui Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, disampaikan bahwa tindakan cepat personel Dit Polairud merupakan wujud nyata kehadiran dan pelayanan Polri dalam memberikan perlindungan serta rasa aman kepada masyarakat, khususnya di kawasan wisata.
Selain melakukan penyelamatan, personel Dit Polairud Polda Jatim juga terus memberikan imbauan keselamatan kepada para wisatawan yang memadati Pantai Kenjeran selama akhir pekan. Masyarakat diingatkan untuk selalu waspada terhadap perubahan kondisi alam, terutama fenomena pasang surut air laut yang dapat mengubah kontur pesisir menjadi berbahaya, khususnya bagi anak-anak.
Pihak kepolisian juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di kawasan pantai. Kepatuhan terhadap aturan keselamatan serta arahan petugas di lapangan dinilai menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya insiden serupa maupun kecelakaan air lainnya di kawasan wisata Jawa Timur.(Nr).
