JAKARTA- bekasitoday.com– PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional 3 Kalimantan, resmi meluncurkan Kartu Stop Work Authority (SWA) sebagai instrumen penguatan budaya keselamatan kerja di lingkungan operasi hulu migas. Peluncuran ini menjadi puncak rangkaian kegiatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, yang telah digelar serentak sejak 15 Januari di seluruh wilayah operasi PHI di Kalimantan dan kantor pusat Jakarta.
Komitmen Keselamatan Jiwa.
Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menegaskan bahwa implementasi SWA merupakan wujud nyata komitmen manajemen dalam menempatkan keselamatan jiwa sebagai prioritas tertinggi.
“Kartu SWA memberikan kewenangan kepada setiap pekerja untuk menghentikan pekerjaan apabila ditemukan perilaku atau kondisi tidak aman, tanpa ada konsekuensi terhadap penilaian kinerja. Tidak ada yang lebih berharga dibandingkan keselamatan jiwa manusia, “ujarnya.
Intervensi Nyata di Area Berisiko Tinggi.
Dalam industri hulu migas yang sarat risiko-mulai dari pengeboran, lifting, konstruksi fasilitas produksi, hingga perawatan sumur-kewenangan menghentikan pekerjaan menjadi langkah preventif krusial. SWA diposisikan sebagai intervensi nyata untuk memastikan setiap individu, tanpa memandang jabatan, memiliki otoritas moral dan operasional mencegah potensi insiden. Kebijakan ini sekaligus memperkuat implementasi Pertamina Corporate Life Saving Rules (CLSR) dan HSSE Golden Rules di lapangan.
Sunaryanto juga mendorong seluruh pekerja menginternalisasi semangat “Saling Peduli, Berani STOP Demi Selamat” serta budaya TEMAN KARIB (Tegur jika Saya Tidak Aman, Kajian Risiko Pribadi) sebagai identitas kerja kolektif.
Ekosistem K3 yang Profesional dan Kolaboratif.
Mengusung tema nasional “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif” sesuai arahan Kementerian Ketenagakerjaan RI, PHI menyelenggarakan berbagai kegiatan lintas fungsi selama Bulan K3.
Kegiatan tersebut meliputi:
– Forum HSSE Mitra Kerja.
– Webinar risiko iklim dan bencana hidrometeorologi.
– Pelatihan Basic Life Support.
– Hazard Hunt.
– APAR Challenge.
– Kompetisi internal berbasis HSSE.
Peluncuran Kartu SWA menandai langkah strategis PHI dalam membangun ekosistem K3 yang lebih profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada keselamatan jiwa manusia. Dengan adanya SWA, setiap pekerja kini memiliki hak sekaligus tanggung jawab untuk memastikan bahwa keselamatan selalu menjadi prioritas utama di setiap lini operasi migas.(Nr).
