BEKASI- bekasitoday.com– Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Bank Sampah Muarabakti Bersih (BSMB) kembali menggelar kegiatan Bazar Ramadhan tukar sampah dengan sembako murah. Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadhan ini dilaksanakan di bank sampah induk yang berlokasi di Kampung Babakan RT 004/RW 02, Desa Muarabakti, Kecamatan Babelan, pada Sabtu (14/3/2026).
Program tukar sampah dengan sembako merupakan inisiatif berbasis komunitas yang digagas oleh Bank Sampah Muarabakti Bersih. Melalui program ini, masyarakat dapat menukarkan sampah anorganik yang memiliki nilai jual seperti botol plastik, kertas, kardus, kaleng, dan jenis lainnya dengan paket kebutuhan pokok atau sembako murah.
Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, program ini juga bertujuan mengedukasi warga agar mulai memilah sampah dari rumah, mengurangi tumpukan limbah, serta memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi.
Pada Bazar Ramadhan tahun ini, Bank Sampah Muarabakti Bersih menyediakan sejumlah paket sembako dengan harga yang sangat terjangkau, di antaranya minyak goreng 1 liter seharga Rp10.000, lima bungkus mie instan seharga Rp10.000, serta gula pasir 1 kilogram seharga Rp10.000.
Ketua Bank Sampah Muarabakti Bersih, Wais Al Qorni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama Karang Taruna Desa Muarabakti dan PT Cikarang Listrindo dalam membantu masyarakat, khususnya para nasabah bank sampah.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami bersama Karang Taruna Desa Muarabakti dan PT Cikarang Listrindo untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang menjadi nasabah kami. Paket sembako murah ini disubsidi oleh PT Cikarang Listrindo di bulan suci Ramadhan, “ujar Wais Al Qorni.
Ia menjelaskan, menjelang Hari Raya Idulfitri harga kebutuhan pokok biasanya mengalami kenaikan. Oleh karena itu, bazar sembako murah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat.
“Dengan adanya bazar ini, kami berharap bisa membantu meringankan beban masyarakat, khususnya para nasabah bank sampah, “tambahnya.
Wais juga menuturkan bahwa kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat yang belum menjadi nasabah bank sampah.
“Selain itu, masyarakat yang belum menjadi nasabah kami juga kami edukasi agar mengetahui bahwa sampah memiliki nilai ekonomis dan bisa ditukar dengan sembako. Kami berharap masyarakat yang belum bergabung dapat ikut menjadi bagian dari bank sampah, “pungkasnya.
Antusiasme warga terlihat dari ramainya masyarakat yang datang ke lokasi bazar. Salah satunya Bewok (67), warga Kampung Babakan RT 004/RW 02, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
“Hari ini saya mendapatkan minyak goreng yang dibanderol oleh bank sampah seharga Rp10.000 per liter. Harganya cukup murah, dan saya membelinya menggunakan sampah, bukan pakai uang, “ujar Bewok dengan penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memahami bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat ekonomi. Program ini juga menjadi langkah nyata dalam mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.(Ulie).
