Perkuat Layanan Ketenagakerjaan, Menaker Lantik 13 Pejabat Eselon II

IMG 20260408 WA0003JAKARTA- bekasitoday.com– Menteri Ketenagakerjaan Yassierli resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan pada Selasa (7/4/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kualitas layanan ketenagakerjaan nasional.

Acara pelantikan turut dihadiri oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor. Dalam kesempatan tersebut, Menaker menegaskan bahwa pengisian jabatan memiliki peran krusial karena berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pekerja, pencari kerja, dan dunia usaha.

Dari total pejabat yang dilantik, sebanyak 11 orang merupakan hasil seleksi terbuka, sementara satu pejabat lainnya berasal dari mekanisme mutasi antarinstansi. Proses ini, menurut Yassierli, mencerminkan komitmen Kemnaker dalam menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN).

“Jabatan adalah kepercayaan. Jabatan adalah sarana untuk memberikan pelayanan, menghadirkan dampak, dan meninggalkan legacy bagi bangsa. Jabatan juga merupakan bentuk pengorbanan, “ujar Yassierli dalam sambutannya.

Ia menambahkan, sektor ketenagakerjaan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, seiring besarnya jumlah angkatan kerja nasional yang mencapai 155,27 juta orang. Selain itu, perkembangan teknologi informasi turut mendorong meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas layanan pemerintah.

Dalam konteks tersebut, Yassierli meminta para pejabat yang baru dilantik untuk menghadirkan pelayanan publik yang responsif, adaptif, dan berdampak nyata. Kinerja mereka dinilai akan menentukan kualitas layanan di berbagai sektor strategis, mulai dari pasar kerja, pelatihan vokasi, hingga penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

“Ini menjadi tantangan yang tidak mudah. Karena itu, saya meminta seluruh jajaran, terutama pejabat yang baru dilantik, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, “tegasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan tujuh tantangan utama yang dihadapi Kemnaker, di antaranya penguatan keterkaitan (link and match) antara dunia kerja dan pelatihan vokasi, penyediaan pekerjaan layak dan inklusif, pembaruan regulasi ketenagakerjaan, serta penegakan norma dan keselamatan kerja.

Selain itu, pengembangan sistem informasi pasar kerja melalui platform SiapKerja juga menjadi fokus utama. Platform ini diharapkan mampu meningkatkan akses dan transparansi informasi ketenagakerjaan bagi masyarakat luas.

Sebagai respons atas berbagai tantangan tersebut, Kemnaker tengah menjalankan enam agenda transformasi, antara lain memperkuat kepercayaan publik, mentransformasi layanan berbasis kebutuhan masyarakat, meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui program upskilling dan reskilling, serta mendorong hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan.

Adapun pejabat yang dilantik di antaranya Irma Puspita sebagai Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara serta R. Nurhidajat sebagai Kepala Pusat Pasar Kerja, bersama sejumlah pejabat strategis lainnya di berbagai bidang.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat reformasi birokrasi di tubuh Kemnaker, sekaligus meningkatkan kualitas layanan ketenagakerjaan yang adaptif terhadap dinamika pasar kerja, baik di tingkat nasional maupun global.(Nr).

Bagikan:
error: