KALIMANTAN TIMUR- bekasitoday.com- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) kembali menorehkan pencapaian penting dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Perusahaan berhasil melakukan onstream Platform WPN-7 yang mencakup sumur NB-701 dan NB-702 di Proyek Sisi Nubi Area of Interest (SNB AOI) 1-3-5, Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur. Keberhasilan ini menandai beroperasinya platform ketiga dari total enam yang direncanakan dalam proyek pengembangan tersebut.
Detail Produksi
– NB-701 mulai berproduksi pada 23 Maret 2026 dengan capaian 9,8 MMSCFD.
– NB-702 menyusul pada 26 Maret 2026 dengan produksi 12,5 MMSCFD.
– Melalui metode controlled ramp-up dan stabilisasi tekanan, total produksi kedua sumur dioptimalkan hingga mencapai 20 MMSCFD.
General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menegaskan bahwa tambahan produksi ini memberikan dampak nyata bagi pasokan gas domestik.
“Keberhasilan ini adalah bukti komitmen PHM dalam menghadirkan operasi hulu migas yang selamat, andal, dan berkelanjutan. Tambahan 20 MMSCFD ini diharapkan berkontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas pasokan gas nasional, “ujarnya.
Inovasi dan Keandalan Operasi
Sebelum beroperasi, tim teknis PHM melaksanakan serangkaian pengujian komprehensif, termasuk Emergency Shutdown (ESD) Test dan leak test menggunakan nitrogen untuk memastikan integritas fasilitas. Gas yang diproduksi dialirkan melalui Sand Filter Unit guna menyaring partikel padat, sehingga operasi tetap efisien dan berkelanjutan.
Konsistensi Pencapaian
Pencapaian WPN-7 menyusul keberhasilan platform sebelumnya, yakni WPS-4 yang onstream pada Desember 2025 dan WPS-5 pada Februari 2026. Langkah konsisten ini sejalan dengan misi PHM mendukung kedaulatan energi Indonesia melalui inovasi teknologi serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).(Nr/Put).
