BABELAN bekasitoday.com– Penutupan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) Kampung Penggilingan Tengah oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menuai protes dari puluhan pengepul dan pengais sampah. Aksi protes tersebut terjadi di halaman Kantor Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (29/12/2025).
Puluhan pengepul sampah yang selama ini menggantungkan hidupnya dengan membuang dan memilah sampah di TPSS Kebalen, menggeruduk Kantor Kelurahan Kebalen. Dalam aksi tersebut, mereka menumpuk sampah hasil mengais dari sejumlah rumah warga tepat di halaman kantor kelurahan sebagai bentuk kekecewaan atas kebijakan penutupan TPSS.
Para pengais sampah menilai, kebijakan pemerintah menutup TPSS Kebalen tidak dibarengi dengan solusi yang jelas bagi mereka.
“Harusnya kebijakan pemerintah yang telah menutup TPSS harus dibarengi dengan solusi, “ujar beberapa pengais sampah di lokasi.
Akibat penumpukan sampah tersebut, bau tak sedap mulai tercium dan mengganggu aktivitas pelayanan di Kantor Kelurahan Kebalen, serta kenyamanan warga sekitar. Tumpukan sampah juga dinilai berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan lingkungan apabila tidak segera ditangani.
Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, terlihat satu unit armada truk pengangkut sampah disiagakan di halaman Kantor Kelurahan Kebalen oleh UPTD Pengelolaan Persampahan wilayah 1 DLH Kabupaten Bekasi. Armada tersebut disiapkan untuk mengangkut sampah yang terlanjur berserakan akibat aksi protes para pengepul dan pengais sampah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kelurahan dan pemerintah daerah masih berupaya melakukan penanganan serta mencari solusi agar permasalahan penutupan TPSS Kebalen tidak kembali memicu gejolak di tengah masyarakat.(Nr).
