
KALIMANTAN- bekasitoday.com– Menjelang momentum mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan resmi membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026. Pembentukan satgas ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi energi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode Ramadan hingga Lebaran di wilayah Kalimantan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Eddie Mangun, menjelaskan bahwa Satgas RAFI bertugas memonitor ketahanan stok sekaligus memastikan keandalan seluruh infrastruktur distribusi energi. Pengawasan dilakukan mulai dari terminal bahan bakar minyak (BBM), armada mobil tangki, hingga kapal tanker yang mendistribusikan pasokan ke berbagai daerah.
“Kami telah memproyeksikan kenaikan konsumsi BBM sebesar 2–3 persen selama periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini. Untuk wilayah terpencil, kami bahkan telah menyiapkan skema distribusi alternatif menggunakan pesawat, “ujar Eddie saat ditemui di Balikpapan, Jumat (13/3/2026).
Salah satu fokus utama pengamanan pasokan energi tahun ini adalah kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Mengingat tingginya aktivitas di jalur tol menuju kawasan tersebut, Pertamina menyiapkan layanan pengisian BBM modular. Fasilitas ini bersifat fleksibel dan dapat dioperasikan sewaktu-waktu untuk membantu mengurai kepadatan di SPBU reguler.
Di tengah kesiapan pasokan tersebut, Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam mengonsumsi bahan bakar dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Eddie menegaskan bahwa penimbunan BBM di rumah dengan wadah tidak standar berpotensi menimbulkan risiko kebakaran yang tinggi.
“Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok kami sangat mencukupi. Cukup beli sesuai kebutuhan. Tempat teraman untuk menyimpan BBM adalah tangki resmi di SPBU atau depot, bukan di rumah, “tegasnya.
Kegiatan sosialisasi yang dikemas dalam agenda buka puasa bersama tersebut diakhiri dengan komitmen sinergi antara Pertamina dan awak media untuk terus menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat terkait ketersediaan energi selama masa libur Lebaran.(Red).
