22 April 2024

Dianiaya Geng Motor, Satu Tewas Satu Terluka Bacok

Mar7,2021

TAMBUN bekasitoday.com– Saling ejek, seorang pemuda tanggung di Kabupaten Bekasi meregang nyawa, dan lainnya terluka bacokan akibat di aniaya kelompok geng motor.

Peristiwa maut yang merenggut nyawa Juan Fachreza Putra(16) warga kampung Buwek Jaya RT.01/02, desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, dan melukai pemuda lainnya bernama Aditya Saputra.(17) warga Kampung Buwek Jaya RT.01/02 desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, berasal saat kedua korban bersama teman-temannya  nongkrong di pinggir jalan, tiba-tiba melintas para pelaku dengan langsung berteriak kasar, dan di balas teriakan yang sama.

Selang beberapa saat, para pelaku yang di duga berjumlah lebih dari lima orang kembali mendatangi korban bersama teman-temannya dengan membawa senjata tajam jenis clurit, membabi buta menyerang korban dan temannya-temannya di tempat tersebut.

Akibat serangan tersebut, korban terkena sabetan dibagian pinggang tembus ke ginjal, hingga korban mengalami luka serius, sehingga nyawanya tidak tertolong, dan teman-teman korban mengalami luka sabetan clurit di leher bagian belakang.

Sementara Petugas Polsek Tambun yang datang bersama dengan tim identifikasi Polres Metro Bekasi yang datang kelokasi kejadian perkara langsung melakukan olah TKP, dengan meminta keterangan beberapa saksi mata di tempat tersebut.

“Terjadi penganiayaan dan pengeroyokan dengan korban dua orang satu diantaranya meninggal dunia, korban meninggal dunia sudah di bawah kerumah sakit Polri Keramat Jati untuk di otopsi, sedangkan satu korban lainnya masih dalam perawatan rumah sakit, “ujar Kanit Reskrim Polsek Tambun Iptu Gunawan Pangaribuan,SH.

Sedangkan motif terjadinya penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia masih terus kami dalami.

“Kami juga telah meminta keterangan dari beberapa saksi mata, dan telah mengetahui identitas para pelaku, saat pelaku masih dalam pengejaran petugasnya, “ungkapnya.(Mar).

Loading

Bagikan:

Berita Terkait

error: