16 April 2024

Ikutsertakan Siswa SD, Labtek Apung di Hilir Citarum Jilid II Digelar

Ikutsertakan Siswa SD, Labtek Apung di Hilir Citarum Jilid II DigelarMUARA GEMBONG bekasitoday.com– Sedikitnya ada 40 siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri Pantai Bakti 02 dari siswa kelas 4 hingga kelas 6, dilibatkan dalam kegiatan Labtek Apung dengan tema “Labtek Apung di Hilir Citarum”. Bertempat Eretan Penyebrangan, RT03/03, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Sabtu (30/10/2021).

Sementara, Novita Anggraini Perwakilan Labtek Apung Sains Alternatif Eksperimen Penyelesaian Permasalahan Lingkungan mengatakan, ini adalah tanggungjawab bersama demi terselenggaranya fasilitas sanitasi yang layak, namun seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam pengembangan pengetahuan pengelolaan lingkungan yang semakin baik.

“Ini adalah salah satunya, melalui program pengenalan ilmu pengetahuan kepada warga atau disebut citizen science dari Labtek Apung, “ujarnya.

Sama halnya yang dikatakan Arie Prabowo salah satu Sejarawan menurutnya, sungai Citarum adalah sungai purba yang memiliki nilai sejarah yang panjang, peradaban demi peradaban terjadi dari sungai ini. Bukan hanya untuk Bekasi saja, namun mewakili wilayah Jawabarat.Ikutsertakan Siswa SD, Labtek Apung di Hilir Citarum Jilid II Digelar

“Untuk itu sudah semestinya masyarakat lokal dapat berperan aktif untuk menjaga kelestarian sungai citarum. Dari kolaborasi ini, masyarakat akan mengetahui sungai citarum dari berbagai pandangan keilmuan lainnya, “terangnya.

Terpisah, Rino Efendi Ketua Komite SDN Pantai Bakti 02 mengatakan, kegiatan edukasi yang dilakukan oleh Laptek Apung ini sangat bermanfaat untuk siswa-siswi SDN Pantai Bakti 02, yang mana letak sekolahnya di Pesisir Pantai yang dikelilingi oleh Sungai Citarum. Jadi siswa-siswi SDN Pantai Bakti 02, dapat mengerti dan mempraktekkan jika Sungai Citarum tercemar.

“Dengan peran aktif dari Labtek Apung, sangat berguna dalam pembelajaran Pendidikan Lingkungan. Kami mewakili SDN Pantai Bakti 02 mengucapkan terimakasih untuk Labtek Apung, “ungkapnya.

Dari pantauan bekasitoday.com, untuk kegiatan kali ini Labtek apung tidak sendiri, namun mencoba untuk berkolaborasi dengan para pegiat lainnya, yaitu, Kelas Jurnalis Cilik dari pesisir Cilincing yang memberikan materi “Merekam Citarum Sejak Dini (Membingkai Imaji)” melalui 3 anak kecil dan para mentornya. Serta pemberian materi lainnya dari Kak Ony selaku Pendongeng dari Ayo Dongeng Indonesia dengan judul dongeng “Akan ke Mana Boti?”.

Diketahui, Labtek Apung (Laboratorium Teknik yang Mengapung-red) atau Floating-Tech Lab adalah kolaborasi eksperimental, dengan metode prototyping seperti mengukur kualitas air, memetakan ruang, dan melakukan tes sensorik (visual dan penciuman-red). Dari percobaan tersebut, kami belajar bahwa anak-anak warga dapat memahami istilah ilmiah seperti kekeruhan, keasaman, mikroba patogen, dan kontaminan material dengan bahasa mereka sendiri. (Bisot).

Loading

Bagikan:

Berita Terkait

error: