Luapan Kali CBL Rendam Kampung Babakan, 3.840 KK Terdampak Banjir

InShot 20260123BABELAN bekasitoday.com- Luapan Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) mengakibatkan banjir yang merendam permukiman warga di Kampung Babakan, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan. Sedikitnya 3.840 kepala keluarga (KK) terdampak akibat peristiwa tersebut, dengan ketinggian air bervariasi dari 40-60cm hingga masuk ke dalam rumah warga.

Akibat banjir, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara sebagian lainnya memilih bertahan di rumah masing-masing sambil menjaga harta benda. Kepala Desa Muara Bakti, H. Asmawi, membenarkan bahwa banjir yang terjadi merupakan dampak langsung dari luapan Kali CBL.

“Hari ini pemerintah Desa Muara Bakti bersama Karang Taruna dan dapur MBG Yayasan Darul Esti Sumidah menyalurkan bantuan berupa mie instan dan makanan siap saji atau nasi box sebanyak 1.000 paket untuk warga terdampak, “ujar H. Asmawi, Jumat (23/1/2026).

Di sisi lain, Sarnih (60), salah satu warga terdampak banjir, berharap adanya perhatian lebih dari sektor kesehatan. Ia mengaku khawatir atas kesehatan keluarganya akan terganggu mengingat curah hujan masih tinggi dan banjir belum sepenuhnya surut.

“Kami berharap pihak kesehatan kecamatan, dalam hal ini Puskesmas, dapat memberikan pelayanan kesehatan untuk warga terdampak banjir, “harap Sarnih seraya mengaku baru Kepala desa dan jajaran yang memberikan bantuan.

Tidak hanya permukiman warga, banjir juga berdampak pada aktivitas pengguna jalan. Bella (20), salah satu pengguna jalan, mengungkapkan kendaraannya mogok setelah nekat menerobos genangan air. Ia berharap ada perbaikan pada sistem pembuangan air serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah.

“Pembuangan air harus diperbaiki dan sampah dibuang pada tempatnya. Kesadaran masyarakat juga harus diperbaiki, jangan selalu menyalahkan pemerintah, “tegas Bella.

Hingga saat ini, banjir masih menggenangi sejumlah titik di Desa Muara Bakti, dan warga berharap adanya penanganan lanjutan dari pihak terkait guna meminimalisir dampak yang lebih luas.(Nr).

Bagikan:
error: