BEKASI- bekasitoday.com- Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan Babelan melaksanakan Program Jemput Bola yang diinisiasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut kali ini menyasar Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, pada Rabu (4/2/2026).
Kepala UPTD Kependudukan dan Catatan Sipil Kecamatan Babelan, M. Tarsa, mengimbau masyarakat Babelan, khususnya warga Desa Kedung Pengawas, agar lebih peduli terhadap kelengkapan data kependudukan. Menurutnya, dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sangat dibutuhkan dalam berbagai keperluan, termasuk saat kondisi darurat seperti sakit.
“Dengan adanya program jemput bola ini, diharapkan dapat meringankan masyarakat dalam hal pembuatan data kependudukan, baik dari sisi jarak tempuh maupun waktu, “ujar M. Tarsa.
Ia juga menjelaskan bahwa program ini tidak hanya dilaksanakan secara terpusat di desa, namun juga menyasar warga yang memiliki keterbatasan. Apabila terdapat masyarakat penyandang disabilitas atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang belum melakukan perekaman dan tidak memungkinkan untuk datang ke kantor kecamatan, petugas akan mendatangi langsung rumah yang bersangkutan.
“Kami akan melakukan perekaman dengan cara jemput bola apabila ada warga yang mengalami gangguan seperti disabilitas dan ODGJ, “jelas pria yang akrab di sapa bang Pras ini.
Selain itu, M. Tarsa turut menyoroti masih adanya warga perumahan yang menggunakan data kependudukan dari daerah asal. Ia mengimbau agar warga tersebut segera melakukan pencabutan berkas dari daerah asal dan memindahkan data kependudukan ke wilayah domisili tetap.
“Kami menyarankan agar warga yang belum mencabut berkas dari daerah asal segera pindah data ke domisili tetap. Jika tidak, ketika terjadi permasalahan administrasi, kepala lingkungan atau RT akan kesulitan karena warga tersebut belum tercatat sebagai penduduk tetap, “pungkasnya.
Melalui Program Jemput Bola ini, Disdukcapil Kabupaten Bekasi berharap pelayanan administrasi kependudukan dapat semakin dekat dengan masyarakat serta meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya tertib administrasi.(Nr).
