BEKASI KOTA bekasitoday.com– Usai libur sekolah, SMA Negeri 5 Bekasi langsung tancap gas dengan menggelar sosialisasi penguatan karakter siswa melalui penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) serta penguatan kearifan lokal Panca Waluya, Selasa (13/1/2026).
Program 7 KAIH yang disosialisasikan meliputi kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. Kegiatan ini menjadi langkah awal sekolah dalam menanamkan nilai-nilai karakter positif kepada peserta didik sejak kembali beraktivitas di lingkungan sekolah.
Kepala SMAN 5 Bekasi, Waluyo, mengatakan bahwa pasca libur sekolah pihaknya memang langsung menjalankan program yang menitikberatkan pada pembentukan karakter siswa. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam memberikan hak siswa sebagai pelajar untuk mendapatkan pembinaan karakter yang seimbang dengan akademik.
“Jika mereka bisa menerapkan kedua hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan, maka saya yakin siswa SMAN 5 Bekasi akan semakin meningkat kualitas pembelajarannya, “tegas Waluyo.
Ia menekankan bahwa sosialisasi penguatan karakter melalui 7 KAIH dan Panca Waluya merupakan implementasi dari pengembangan kecerdasan karakter dan intelektual siswa yang diwujudkan dalam aktivitas sehari-hari.
“Baik 7 KAIH maupun Panca Waluya memiliki masing-masing item di dalamnya. Inilah yang menjadi fokus utama kami, sehingga SMAN 5 Bekasi dapat melahirkan generasi yang berprestasi, unggul, sehat, dan berdaya saing, “terangnya.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh masing-masing wali kelas dan akan diterapkan secara bertahap kepada seluruh siswa. Waluyo menambahkan, khusus di lingkungan sekolah, penerapan program ini dilakukan secara berkelanjutan agar dapat menjadi kebiasaan positif bagi seluruh warga sekolah.
“Untuk di lingkungan sekolah, penerapannya dilakukan secara bertahap, “pungkasnya.(Giri).
