22 Mei 2024

PJB UP Muara Tawar Gandeng Anggrek KCB Adakan Pelatihan Menjahit

Okt8,2021

BABELAN bekasitoday.com– PT Pembangkitan Jawa Bali Unit Pembangkit (PJB-UP) Muara Tawar adakan kegiatan pelatihan menjahit bersama dengan Anggrek Karya Cacat Berkreasi (KCB), kegiatan ini sebagai salah satu bentuk sinergi program Corporate Sosial Responsibility (CSR) PJB, bertempat di Gedung “Ruang Harapan,” Kelurahan  Bahagia, Kecamatan Babelan, yang merupakan salah satu bangunan dari bantuan CSR PJB UP Muara Tawar, Senin (21/6/2021).

Sementara Pujiyono Supervisor CSR PJB UP Muara Tawar mengatakan, pelatihan menjahit ini salah satu bentuk sinergi PJB terhadap masyarakat luas, tentunya dalam penyaluran program CSR.

“Semoga kegiatan pelatihan menjahit ini dapat bermanfaat bagi masyarakat luas, dan kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama empat hari dari tanggal 21 sampai 24 Juni 2021, “ujarnya.

Produk batik Betawi yang saat ini menjadi bahan dasar pelatihan menjahit tersebut merupakan bentuk integrasi program binaan CSR PJB UP Muara Tawar antara Batik Seraci dengan kelompok Nencle Handmade.

“Sehingga dengan adanya kelompok baru tersebut, selain menambah variasi produk juga diharapkan dapat meningkatkan nilai jual dari batik itu sendiri, “terangnya.

Kami berharap, peserta pelatihan bisa lebih mandiri dan produktif di tengah pandemi.

“Kegiatan ini tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, dan hanya dihadiri oleh lima orang peserta, agar tidak membuat kerumunan, “ungkapnya.

Terpisah Yuli Ketua Anggrek KCB mengatakan, pelatihan tersebut dilakukan dengan pemberian materi, cara penghitungan pola desain, hingga praktik pembuatan pola dan menjahit.

“Pasca pelatihan para peserta juga dibekali dengan buku materi yang dapat dipelajari di rumah masing-masing, “jelasnya.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut berfokus pada pembuatan kemeja batik dengan tujuan untuk menciptakan difersivikasi produk batik binaan PJB UP Muara Tawar, yaitu Batik Seraci.

“Selain kemeja, peserta juga dibekali ilmu pembuatan masker kain untuk memanfaatkan sisa-sisa bahan yang tidak terpakai agar lebih ekonomis, “ucapnya.(Nr).

Loading

Bagikan:

Berita Terkait

error: