BEKASI- bekasitoday.com– Pemerintah Desa (Pemdes) Muarabakti bergerak cepat merespons krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah akibat musim kemarau. Berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi, sebanyak 15.000 liter air bersih didistribusikan kepada warga terdampak, Selasa (18/8/2026).
Penyaluran utama menggunakan truk tangki BPBD Kabupaten Bekasi dan dipusatkan di wilayah RT 004 dan RT 005. Bantuan tersebut menjangkau sekitar 511 Kepala Keluarga (KK) yang membutuhkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar, tertib dan tepat sasaran, Kepala Desa Muarabakti, H. Asmawi, turun langsung memantau proses penyaluran. Warga tampak mengantre sambil membawa berbagai wadah, mulai dari galon, ember hingga jerigen.
“Kami berkoordinasi langsung dengan pihak BPBD Kabupaten Bekasi untuk segera menyuplai air bersih ke pemukiman warga yang terdampak. Hari ini dipusatkan di RT 004 dan RT 005 untuk menjangkau kurang lebih 511 KK, “ujar H. Asmawi di lokasi penyaluran.
Berharap Krisis Air Segera Berakhir
H. Asmawi berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan yang masih berlangsung.
“Semoga dengan hadirnya bantuan air bersih ini, kebutuhan harian masyarakat dapat terbantu. Kita semua berdoa agar bencana krisis air bersih di wilayah Desa Muarabakti ini bisa segera berlalu, “tambahnya.
Menurutnya, koordinasi antara pemerintah desa dan instansi terkait menjadi langkah penting dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama kondisi kekeringan.
PMI Salurkan Bantuan Tambahan
Penanganan krisis air bersih juga diperkuat dengan kehadiran PMI Kabupaten Bekasi. Tim relawan PMI bersama Pemdes Muarabakti menyalurkan bantuan air bersih tambahan di wilayah Kadus 3, tepatnya di RT 017.
Distribusi tambahan tersebut mencakup sekitar 212 KK yang terdampak dan membutuhkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Warga menyambut baik dan antusias bantuan tersebut. Kehadiran pasokan air bersih dinilai sangat membantu masyarakat di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan sumber air semakin terbatas.
Dengan pengawalan langsung jajaran perangkat desa, petugas BPBD serta relawan PMI di lapangan, seluruh rangkaian pendistribusian air bersih berlangsung aman, tertib dan terkendali.
Pemdes Muarabakti bersama BPBD dan PMI pun terus bersinergi dalam merespons kebutuhan masyarakat, khususnya warga yang terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau.(Lie/Nr).
