Polri Intensifkan Pemulihan Pascabencana di Padang Pariaman, Fokus Pangan, Infrastruktur, dan Air Bersih

IMG 20260105 WA0077PADANG PARIAMAN bekasitoday.com- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus mengintensifkan upaya pemulihan menyeluruh di Kabupaten Padang Pariaman pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah. Memasuki masa transisi pada Minggu, 4 Januari 2026, jajaran Polres Padang Pariaman bersama personel gabungan lintas unsur melaksanakan berbagai aksi nyata yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta pemulihan infrastruktur vital di nagari-nagari terdampak.

Salah satu prioritas utama Polri adalah menjamin ketersediaan pangan bagi warga. Untuk itu, dua unit Kendaraan Dapur Lapangan (Randurlap) dioperasikan di Nagari Kasang dan Nagari Kataping. Personel Sat Brimobda Lampung yang tergabung dalam BKO Polres Padang Pariaman bertugas menyiapkan makanan siap saji yang didistribusikan secara rutin kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan guna memastikan kebutuhan konsumsi harian warga tetap terpenuhi secara berkelanjutan di tengah proses pemulihan ekonomi lokal.

Di sektor infrastruktur, Polri juga berhasil membangun jembatan darurat di Korong Maranci, Nagari Seulayat. Jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai jalur utama mobilisasi bantuan sekaligus akses vital bagi masyarakat untuk kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Pembangunan jembatan darurat ini melibatkan kolaborasi personel Polres Padang Pariaman, BKO Korpolairud, serta BKO K9 Baharkam Polri, sehingga wilayah yang sebelumnya terisolasi kini kembali terhubung dengan pusat pelayanan.

Selain itu, Polri melakukan terobosan dalam penyediaan air bersih dengan menargetkan pembangunan sumur bor dan pemasangan tandon air di 31 titik lokasi. Hingga saat ini, puluhan toren air telah terpasang dan berfungsi di berbagai nagari, di antaranya Nagari Sungai Buluh Utara dan Nagari Kampung Galapuang. Program ini menjangkau puluhan nagari terdampak, mulai dari Kapalo Koto hingga kawasan hunian sementara, sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi krisis air bersih pascabencana.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa kehadiran Polri di wilayah terdampak merupakan bentuk komitmen mutlak dalam memberikan pelayanan dasar secara terukur dan bertahap kepada masyarakat. Sementara itu, Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir memastikan jajarannya akan tetap berada di lapangan hingga aktivitas sosial dan ekonomi warga benar-benar pulih sepenuhnya.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pemulihan Kabupaten Padang Pariaman agar kehidupan warga dapat kembali normal secara berkelanjutan.(Nr).

Bagikan:
error: