BEKASI, bekasitoday.com – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah Juru Sembelih Halal (DPD Juleha) Kabupaten Bekasi menetapkan Miscul Firdaus kembali sebagai ketua untuk periode 2026–2028. Penetapan dilakukan secara aklamasi berdasarkan hasil mufakat tim formatur yang terdiri dari perwakilan setiap kecamatan.
Dalam Musda yang digelar Minggu (11/10/2026), Miscul Firdaus menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi.
“Alhamdulillah, Musda pertama berjalan lancar dan kondusif. Seluruh anggota merestui saya kembali untuk memimpin DPD Juleha Kabupaten Bekasi. Semoga amanah dari teman-teman dapat saya jalankan sesuai organisasi dan roda kepengurusan yang lebih maju, “kata Miscul Firdaus.
Ia menegaskan, dukungan dan sinergi dari seluruh anggota serta berbagai pihak sangat diperlukan untuk menjalankan roda organisasi dan merealisasikan program kerja selama masa kepengurusan 2026–2028.
Miscul juga memastikan bahwa kepengurusan mendatang akan melibatkan unsur perwakilan dari setiap kecamatan. Selain itu, kombinasi antara kalangan senior dan generasi muda akan menjadi perhatian agar organisasi dapat bergerak lebih maksimal.
“Dukungan semua pihak tentu diperlukan dalam menjalankan amanah organisasi ini, termasuk dari DPW Juleha Provinsi Jawa Barat. Semua kami maksimalkan, “ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD Juleha Kabupaten Bekasi, Budi Rahman, menyampaikan ucapan selamat atas suksesnya pelaksanaan Musda. Ia berharap seluruh pengurus yang nantinya menjalankan roda organisasi dapat bekerja secara maksimal sesuai tugas dan fungsinya.
Menurut Budi, salah satu fokus penting yang perlu diperkuat adalah syiar penyembelihan halal kepada masyarakat. Melalui program edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan, Juleha diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya proses penyembelihan hewan yang sesuai dengan ketentuan halal.
“Kami berharap DPD Juleha Kabupaten Bekasi menjadi contoh di Jawa Barat dalam syiar sembelih dan program lainnya, sehingga berdampak luas. Terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, “kata Budi.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga independensi organisasi dengan tidak membawa kepentingan politik praktis ke dalam kegiatan maupun kepengurusan Juleha.
“Secara organisasi, pesan saya jangan ada politik praktis. Hal itu sesuai amanah aturan organisasi, “tegasnya.
Dengan terpilihnya kembali Miscul Firdaus, DPD Juleha Kabupaten Bekasi diharapkan dapat memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan keterlibatan anggota di seluruh kecamatan, serta memperluas program syiar penyembelihan halal melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.(Put).
