BEKASI- bekasitoday.com– Bertempat di Kampung Sungai Bintaro RT018/10, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jumat (8/5/2026), telah dilaksanakan peresmian Jembatan Garuda Merah Putih secara serentak melalui Zoom Meeting oleh Pangdam Jaya/Jayakarta, Letnan Jenderal TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si. Acara ini dihadiri sekitar 100 orang, dipimpin langsung oleh Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald S., S.I.P., M.H.I.
Turut hadir sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron, S.H.I., M.Si., Asda 2 Hj Ani Gustini, M.M. mewakili Plt Bupati Bekasi, Kolonel Kav Nanak Yuliana, S.E., M.M. (Kasi Ter Korem 051/WKT), serta jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, Kepala Desa Muara Bakti H. Asmawi, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perwakilan organisasi pemuda.
Dalam sambutannya, Kav Nanak Yuliana, yang mewakili Danrem 051/WKT, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program percepatan pembangunan infrastruktur yang digagas langsung oleh Presiden.
“Jangan dilihat kecilnya jembatan ini, namun manfaatnya besar bagi masyarakat, terutama petani dan pelajar yang membutuhkan akses jalan, “ujarnya. Ia juga menekankan bahwa pembangunan jembatan serupa akan terus dilanjutkan di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi.
Sementara itu, Hj Ani Gustini, M.M. menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih merupakan hasil kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
“Ini adalah kekuatan besar dalam mempercepat pembangunan yang efektif dan langsung dirasakan masyarakat. Semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat harus terus dijaga, “ungkapnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Acara peresmian ditutup dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Asda 2, Kasi Ter Korem 051/WKT, serta Dandim 0509/Kabupaten Bekasi. Sebagai bentuk kepedulian sosial, sejumlah warga sekitar juga menerima paket sembako.
Jembatan Garuda Merah Putih di Sungai Bintaro bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi simbol nyata sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam membangun akses yang lebih baik demi kesejahteraan bersama. Keberadaannya diharapkan menjadi penghubung yang memperkuat mobilitas warga, mendukung kegiatan pertanian, pendidikan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Babelan.(Nr).
