PLN Nusantara Power Perkuat Pengembangan Museum Mangrove Tarumanegara sebagai Pusat Edukasi dan Konservasi Pesisir

BEKASI- bekasitoday.com – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan pesisir terus ditunjukkan PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Muara Tawar melalui dukungannya terhadap pengembangan Museum Mangrove Tarumanegara di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Kawasan tersebut kini berkembang menjadi ruang edukasi lingkungan yang tidak hanya mengenalkan pentingnya ekosistem mangrove, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan wilayah pesisir.

Sejak 2021, PLN Nusantara Power UP Muara Tawar secara konsisten menjalankan berbagai program pengembangan kawasan. Dukungan itu diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur pendukung dan kegiatan rehabilitasi lingkungan, termasuk penanaman 1.500 pohon mangrove di sekitar area museum. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam memperkuat fungsi ekologis kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan.

Museum Mangrove Tarumanegara berdiri di atas kawasan mangrove seluas 4,5 hektare yang ditumbuhi berbagai jenis mangrove, seperti Rhizophora, Pidada (Sonneratia), dan Avicennia. Keanekaragaman vegetasi tersebut menciptakan habitat alami bagi berbagai biota pesisir serta berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain memiliki nilai edukatif yang tinggi, kawasan ini juga menjadi salah satu area konservasi yang berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan pesisir di Kabupaten Bekasi.

Latifa Noor Hakiki menjelaskan, pada 12 Juni 2026 PLN Nusantara Power UP Muara Tawar kembali memperkuat kontribusinya melalui pembangunan perluasan jalur pedestrian dan jembatan di kawasan Museum Mangrove Tarumanegara. Pengembangan fasilitas tersebut bertujuan meningkatkan aksesibilitas, keamanan, dan kenyamanan pengunjung.

Dengan infrastruktur yang semakin memadai, berbagai aktivitas pembelajaran, penelitian, hingga wisata berbasis lingkungan diharapkan dapat berlangsung lebih efektif dan inklusif, sehingga manfaat kawasan ini dapat dirasakan oleh lebih banyak kalangan.

Asman SDM, Umum & CSR PLN Nusantara Power UP Muara Tawar, Latifa Noor Hakiki, menegaskan bahwa Museum Mangrove Tarumanegara memiliki peran yang jauh lebih besar dibanding sekadar destinasi wisata edukasi.

“Lebih dari sekadar destinasi edukasi, keberadaan Museum Mangrove Tarumanegara memiliki peran strategis dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim, “ujar Latifa Noor Hakiki, Senin (16/6/2026).

Menurutnya, ekosistem mangrove dikenal sebagai salah satu penyerap karbon alami yang sangat efektif sehingga mampu membantu menekan emisi gas rumah kaca. Selain itu, keberadaan mangrove juga berfungsi melindungi garis pantai dari ancaman abrasi, meningkatkan kualitas lingkungan pesisir, serta menyediakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna.

Ia menambahkan, melalui kolaborasi berkelanjutan antara perusahaan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, Museum Mangrove Tarumanegara diharapkan terus berkembang sebagai pusat edukasi lingkungan pesisir yang inspiratif.

“Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara perusahaan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, PLN Nusantara Power UP Muara Tawar berharap Museum Mangrove Tarumanegara dapat terus berkembang sebagai pusat edukasi lingkungan pesisir yang inspiratif. Kawasan ini diharapkan menjadi ruang belajar bagi generasi muda sekaligus contoh nyata bagaimana sinergi berbagai pihak dapat menghasilkan manfaat ekologis, sosial, dan pendidikan yang berkelanjutan bagi masa depan, “pungkasnya.(Nr).

Bagikan:
error: