12 April 2024

Kesal Tak Kunjung Diperbaiki, Emak-Emak Tanam Pohon Pisang Dijalan Rusak

Mar 31, 2024

Hijau Biru Geometris Kabar Berita Kampus Instagram Media Post 20240331 110842 0000SUKAKARYA bekasitoday.com– Kesal sudah lama tidak diperbaiki emak-emak dan jajaran BPD Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, tanam pohon pisang di ruas jalan Cabang Pulo Bambu- Sukakerta, sebagai ungkapan kekecewaan lantaran ruas jalan tersebut alami rusak parah dan banyak memakan korban kecelakaan.

Ketua BPD Sukaindah Hj.Mulyana mengatakan, jalan berlubang itu sudah sering kali terjadi kecelakaan. Tanam pohon pisang ini sebagai simbol kekecewaan warga terhadap Pemerintah Kabupaten Bekasi yang lamban memperbaiki mesti sudah diusulkan.

“Sudah banyak aduan dari masyarakat, tapi kayaknya Bupati belum ngedenger, saya bersama warga tanam pohon pisang sebagai simbol bahwa benar-benar jalan ini sudah tidak layak dan sudah banyak korban, “ujarnya saat ditemui disela aksinya menanam pohon pisang dijalan, Minggu ,(31/3/2024).

Dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) segera memperbaiki jalan yang berlubang tersebut

Terlebih menjelang hari raya Idhul Fitri 1445 H.Sebab, jalan tersebut menjadi akses jalan utama dan satu satunya untuk warga berlalu-lalang.

“Kami beserta warga berharap jalan ini secepatnya diperbaiki, inikan jalan utama, “ungkapnya.

Dari informasi warga sekitar, belum lama ini seorang lelaki paruh baya mengalami luka parah di kepala, lantaran melintas di jalan berlubang sehingga motornya pun terpental.

“Dalam sehari bisa dua tiga kali kecelakaan, terlebih saat malam. Sebab, penerangan di jalan tersebut tidak lagi berfungsi, hati – hati deh lewat sini, udah banyak makan korban. Kemarin orang Pulonangka jatuh disitu, “ujar Yanto yang kediamannya tidak jauh dari jalan berlubang tersebut.

Bagi yang tidak hafal dan tidak terbiasa melintas di jalur ini, hampir pasti menjadi korban “ranjau” yang telat mendapat perbaikan tersebut.

“Jalan mengalami ambles hingga seperti lubang besar. Lebarnya pun hampir setengah badan jalan, “jelasnya.

Jika tidak hati-hati, apalagi dalam kecepatan tinggi, pengguna jalan yang ban kendaraannya masuk dalam lubang tersebut, hampir pasti jatuh, utamanya kendaraan roda dua.

“Udah bebilang ke Pemerintah setempat, kalau cuma ditambal tambal doang mah besok juga rusak lagi, “pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum dapat dipastikan penyebab dari rusaknya jalan tersebut, apakah dari lalulintas armada bertonase besar atau faktor alam.(wan/red)

Loading

Bagikan:

Berita Terkait

error: