PAPUA- bekasitoday.com- Situasi keamanan di wilayah Papua Pegunungan menjadi perhatian serius menyusul meningkatnya aksi kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata. Rentetan insiden tersebut menimbulkan dampak kemanusiaan yang mendalam, terutama bagi masyarakat sipil di Kabupaten Puncak yang kini diliputi rasa takut dan ketidakpastian.
Peristiwa tragis terjadi pada Selasa (14/4) di Kampung Kembru, Distrik Sinak, yang dilaporkan mengakibatkan 12 warga meninggal dunia. Selain korban jiwa, aksi kekerasan tersebut juga memaksa puluhan warga meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke Distrik Melanikime serta wilayah sekitarnya demi menyelamatkan diri.
Dalam perkembangan terbaru, pada Jumat (17/4/2026), tim gabungan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia berhasil mengevakuasi empat korban luka dari lokasi kejadian. Proses evakuasi yang berlangsung sekitar pukul 13.55 WIT berjalan lancar hingga rombongan tiba di RSUD Mulia.
Keempat korban yang dievakuasi langsung mendapatkan penanganan medis darurat oleh tim dokter. Mereka terdiri dari seorang ibu berinisial A.T yang mengalami luka di bagian leher dan jari, serta tiga anak di bawah umur berinisial D.W (3), A.W (5), dan O.W (6) yang mengalami luka akibat benda tajam atau proyektil di bagian kaki, dada, dan siku.
Selain itu, tim medis di RSUD Puncak Jaya juga masih merawat seorang korban lain berinisial N.K yang mengalami luka sobek cukup dalam pada kaki kanan. Meski demikian, korban dilaporkan dalam kondisi sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tenaga kesehatan.
Pemerintah daerah bersama aparat keamanan terus berupaya memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat terdampak. Prioritas utama saat ini adalah menjamin keselamatan para pengungsi serta memastikan seluruh korban luka mendapatkan perawatan hingga pulih.
Guna mencegah aksi serupa terulang, aparat gabungan meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik rawan, termasuk jalur yang diduga menjadi lintasan kelompok bersenjata. Sinergi antarinstansi juga diperkuat guna memulihkan stabilitas keamanan di Distrik Sinak dan sekitarnya, agar aktivitas sosial masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Pemerintah turut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada petugas di pos keamanan terdekat.(Tim).
