PUNCAKJAYA PAPUA- bekasitoday.com– Aparat gabungan TNI bersama RSUD Mulia dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Puncak Jaya bergerak cepat melaksanakan evakuasi medis terhadap para korban tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Legagak Telengeng (LT).
Evakuasi Darurat dari Distrik Sinak
Para korban berhasil dievakuasi dari wilayah Distrik Sinak menuju pusat penanganan medis di Kabupaten Puncak Jaya. Aksi kekerasan tersebut memicu kepanikan massal, memaksa warga setempat meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi. Personel TNI melakukan pengawalan langsung terhadap warga, termasuk perempuan dan anak-anak, guna memastikan keselamatan selama perjalanan menuju wilayah aman.
Korban Luka-Luka
Salah satu korban berinisial NK berhasil dibawa ke RSUD Mulia di Jalan Trans Papua, Distrik Mulia. NK mengalami luka sobek pada kaki kanan, namun dalam kondisi sadar dan kini menjalani perawatan intensif.
Pada pukul 13.55 WIT, tim gabungan kembali mengevakuasi empat korban tambahan dalam keadaan selamat. Mereka terdiri dari seorang ibu berinisial AT yang mengalami luka di leher dan jari, serta tiga anak:
– DW (3 tahun): luka pada urat dan kaki kanan
– AW (5 tahun): luka pada dada kanan
– OW (6 tahun): luka pada siku kanan
Seluruh korban kini dalam penanganan medis di RSUD Mulia dengan pendampingan aparat TNI dan Polri.
Pendampingan Trauma dan Keamanan
Pihak keluarga memberikan pendampingan penuh kepada korban yang masih mengalami trauma berat. Untuk menjaga ketenangan dan kelancaran proses pemulihan, keluarga meminta agar pihak-pihak yang tidak berkepentingan tidak mendekati area perawatan.
Aparat keamanan tetap bersiaga di sekitar fasilitas medis dan wilayah pengungsian untuk mengantisipasi potensi ancaman lanjutan. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelayanan kesehatan bagi warga korban konflik di Distrik Sinak berjalan optimal.(Tim).
