Pertamina EP Sangatta Field Luncurkan Inovasi Sosial PELITA BUWANA

IMG 20251222 WA0122KUTAI KARTANEGARA bekasitoday.com– PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field memperkenalkan inovasi sosial bertajuk PELITA BUWANA (Pengelolaan Limbah Terintegrasi untuk Budidaya Pertanian Regeneratif dan Wujudkan Ketahanan Pangan) sebagai bagian dari program CSR ECO-STEP Semberah.

Inisiatif ini hadir sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan kerusakan lahan, ketergantungan pada pupuk kimia, serta ancaman banjir dan kebakaran hutan di wilayah Kutai Kartanegara.

Dampak Ekonomi dan Sosial.

Program PELITA BUWANA terbukti memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui penerapan sistem ini, petani mampu menghemat biaya pembelian pupuk hingga Rp37,5 juta per tahun serta biaya pestisida sebesar Rp18 juta per tahun. Selain itu, pendapatan anggota kelompok meningkat rata-rata Rp250 ribu per bulan, sekaligus menekan potensi kebakaran hutan dan lahan yang mengancam 160 kepala keluarga.

Dharma Saputra, Head of Communication Relations & CID Zona 9, menegaskan bahwa program ini mengusung prinsip creating shared value, di mana manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan dapat dinikmati bersama oleh perusahaan dan masyarakat.IMG 20251222 WA0123

Ekonomi Sirkular Berbasis Kolaborasi.

Sistem kerja PELITA BUWANA mengadopsi konsep ekonomi sirkular dengan menghubungkan berbagai subunit:

– Kelompok Tani Wira Karya (pertanian semiorganik).

– Kelompok Ternak Idaman (ayam pedaging).

– Kelompok Wanita Tani Berseri (jamur tiram).

Masing-masing kelompok saling bertukar sumber daya. Limbah baglog jamur diolah menjadi pakan ternak, sementara kotoran ayam dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair untuk pertanian.

Seluruh aktivitas ini diperkuat oleh Depot Energi berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang mengolah limbah sawit dan kayu menjadi media tanam.

Inklusivitas dan Budaya Lokal.

Program ini dirancang secara inklusif dengan melibatkan kelompok rentan, termasuk 12 rumah tangga prasejahtera, kaum lansia, dan perempuan rawan sosial ekonomi. Selain membangun infrastruktur fisik seperti rumah jamur dan instalasi hidroponik, PELITA BUWANA juga melestarikan budaya lokal melalui tradisi Mapulus dan Tasyukuran Tanam Panen.

Komitmen Keberlanjutan.

Dengan adanya legalitas usaha berupa NIB dan sertifikat halal bagi produk kelompok, PELITA BUWANA memperkuat aspek keberlanjutan. Inovasi ini menjadi bukti komitmen PEP Sangatta Field dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara mandiri dan ramah lingkungan.(Nr).

Bagikan:
error: