BEKASI- bekasitoday.com– Ratusan mahasiswa dari aliansi Cipayung Plus menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung Bupati Bekasi. Mereka menuntut transparansi penuh atas penggunaan dana anggaran daerah yang dinilai tidak jelas dan tidak berpihak pada rakyat, Kamis (2/4/2026).
Aksi Damai Berubah Memanas
Awalnya berlangsung tertib, demonstrasi kemudian memanas ketika massa dari tujuh organisasi besar-HMI, GMKI, GMNI, PMII, Hima Persis, IMM, dan LMND-memaksa masuk ke kompleks perkantoran Pemkab Bekasi. Mereka berhasil menduduki teras Gedung Bupati sambil mengumandangkan kritik tajam bertajuk “Anggaran Besar, Masalah Tak Kelar.”
Ketua HMI Cabang Bekasi, Adhil Laksono Murti, menegaskan bahwa aksi ini merupakan akumulasi keresahan atas berbagai persoalan yang tak kunjung terselesaikan meski APBD Kabupaten Bekasi tergolong besar.
“Kami menuntut Plt Bupati dan jajarannya transparan dalam penggunaan dana anggaran!, “tegasnya.
Daftar Rapor Merah Pemkab Bekasi
Dalam orasi, mahasiswa menyoroti sejumlah kegagalan pemerintah daerah, antara lain:
– Infrastruktur & Layanan Dasar: Jalan rusak merajalela, layanan kesehatan masih diskriminatif.
– Pendidikan: Tidak adanya jaminan hak pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu.
– Kesejahteraan Lokal: Minimnya lapangan kerja bagi warga asli Bekasi di tengah kawasan industri terbesar.
– Korupsi & Tata Kelola: Tuntutan pemberantasan korupsi, evaluasi BUMD, hingga mosi tidak percaya terhadap KNPI.
Tekanan terhadap Pimpinan Daerah
Mahasiswa menolak bubar hingga sore hari, mendesak Plt Bupati, Sekda, dan pimpinan DPRD menemui mereka langsung.
“Jika mereka tidak menemui kami, kami akan tunggu di ruangannya sampai mereka datang, “ancam Adhil.
Hingga pukul 17.00 WIB, suasana di teras Gedung Bupati masih tegang dengan penjagaan ketat Satpol PP dan kepolisian. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustofa (Fraksi PKS), sempat menemui massa, namun mahasiswa tetap bersikeras menuntut komitmen nyata dari eksekutif agar seluruh tuntutan segera direalisasikan, bukan sekadar janji manis di atas kertas.(Bisot).
