Bangun Ekonomi dari Pinggiran, Menkop Ajak KSP TLM Dampingi Operasional KMP

IMG 20260426 WA0028KUPANG NTT- bekasitoday.com- Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat (KSP TLM) Indonesia saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XV Tahun Buku 2025 di Kupang, Sabtu malam (25/4/2026). Dalam sambutannya, Menkop menilai KSP TLM sebagai model percontohan koperasi modern yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat.

Berdasarkan laporan kinerja, KSP TLM Indonesia mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan total aset mencapai Rp1,38 triliun dan pendapatan usaha sebesar Rp380,97 miliar. Jumlah anggota juga meningkat pesat hingga menyentuh 340.117 orang, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat NTT terhadap tata kelola lembaga tersebut. Ferry menegaskan, keberhasilan ini menunjukkan koperasi tetap menjadi andalan ekonomi di era modern.

Lebih lanjut, ia mendorong KSP TLM untuk mengambil peran strategis dalam mendampingi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi pedesaan. Di NTT, pembangunan 1.399 unit KDKMP tengah berlangsung, dengan sekitar 40 unit telah rampung. Pemerintah berencana menjadikan KDKMP sebagai penyuplai bahan baku yang bermitra dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). KSP TLM diharapkan memperkuat ekosistem ini melalui jaringan usaha dan kapasitas kelembagaan yang dimilikinya.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena turut memberikan pujian, menyebut KSP TLM sebagai koperasi terbaik di wilayahnya. Namun, ia mengingatkan agar pengurus berani keluar dari zona nyaman dengan melakukan spin-off ke sektor produktif, demi menjaga keberlanjutan usaha dan memberikan nilai tambah lebih besar bagi anggota. Pemerintah daerah juga berkomitmen mensinergikan KDKMP dengan NTT Mart agar produk lokal terserap pasar dengan harga layak, sekaligus menciptakan pusat distribusi terintegrasi hingga tingkat kecamatan.

Direktur Utama KSP TLM Indonesia, Zelsy N. W. Pah, menyambut baik arahan tersebut. Ia mengungkapkan sejumlah program transformasi yang akan dijalankan pada 2026, termasuk ekspansi cabang ke Bali dan Sulawesi Tengah, peluncuran pinjaman pendidikan bagi anak-anak anggota, serta percepatan transformasi digital. Dengan mayoritas anggota adalah perempuan yang disiplin, Zelsy optimis KSP TLM akan terus menjadi tumpuan ekonomi masyarakat NTT dan sekitarnya.(Nr).

Bagikan:
error: