BEKASI- bekasitoday.com– Anggota MPR/DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat 6, Mahfudz Abdurrahman, melaksanakan sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama para tokoh masyarakat Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna DPC PKS Bekasi Timur, Minggu (13/9/2026), dan diikuti para tokoh masyarakat dengan antusias. Peserta aktif menyampaikan pertanyaan, pendapat, saran, serta masukan selama kegiatan berlangsung.
Dalam kesempatan tersebut, Mahfudz Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat pemahaman sekaligus pengamalan Empat Pilar MPR RI sebagai landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Empat Pilar MPR RI yang terdiri atas Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika, menurut Mahfudz, tidak boleh berhenti pada kegiatan sosialisasi maupun konsep normatif semata.
“Empat Pilar yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus benar-benar dijadikan landasan hidup yang harus dipahami dan direalisasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa, bukan hanya sekadar sosialisasi saja dan konsep normatif, “ujar Mahfudz.
Ia menilai para tokoh masyarakat memiliki posisi penting dalam memberikan keteladanan sekaligus menyampaikan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat di lingkungannya.
“Di era digital yang serba instan ini, kita harus memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai kebangsaan agar tidak terbawa derasnya arus perkembangan teknologi, “tambahnya.
Mahfudz mengatakan, sosialisasi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta, tetapi juga mendorong para tokoh masyarakat untuk meneruskan nilai-nilai Empat Pilar kepada masyarakat luas.
“Kami memberikan sosialisasi Empat Pilar, tujuannya semua lapisan masyarakat khususnya para tokoh masyarakat lebih paham terkait hal itu dan membantu menyampaikan ke seluruh masyarakat bagaimana merealisasikan nilai-nilai 4 Pilar di dalam kehidupan individu, bermasyarakat dan berbangsa dan bernegara, “jelasnya.
Politisi yang mewakili daerah pemilihan Kota Bekasi dan Kota Depok serta saat ini duduk di Komisi I DPR RI itu juga menekankan bahwa pemahaman terhadap Empat Pilar semakin penting di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Menurutnya, derasnya arus informasi di dunia maya perlu diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menyaring dan menyikapi informasi secara bijak. Terlebih, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan dan menyebarkan informasi palsu.
“Kita harus bijak dalam bermedia sosial. Semuanya harus kita kendalikan dengan tepat dan benar agar tidak menjadi alat disintegrasi bangsa. Gunakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, dan etika serta moralitas sebagai dasar dalam menangkap informasi yang diterima, “tegas Mahfudz.
Ia menambahkan, penguatan nilai-nilai Pancasila dinilai relevan sebagai salah satu upaya menghadapi berbagai dampak negatif perkembangan teknologi digital.
“Jadi sebagai usaha untuk menangkal hal-hal negatif dari itu semua, kita harus memiliki pemahaman yang baik tentang 4 Pilar ini, karena kalau tidak, bukan tidak mungkin akan memberi dampak negatif kepada keluarga kita, dan lingkungan serta generasi muda penerus bangsa, “tegasnya.
Sementara itu, salah satu peserta sosialisasi, Madaris, yang merupakan mantan Ketua RW di Kelurahan Aren Jaya, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi Empat Pilar memberikan tambahan pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini acara sangat bagus terlebih untuk kami sebagai tokoh masyarakat di lingkungan kami, karena dari acara ini kami bisa lebih mengetahui dan memahami apa itu 4 pilar kebangsaan, “ungkap Madaris.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan jangkauannya diperluas hingga masyarakat umum. Menurutnya, pemahaman mengenai Empat Pilar tidak cukup hanya disampaikan dalam kegiatan tertentu, tetapi perlu terus diperkenalkan dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami bisa menjadikan ini sebagai dasar dalam menjalani kehidupan bermasyarakat dan bernegara serta menyampaikan kembali empat pilar ini kepada masyarakat lainnya, serta harapan kami bisa terus dilaksanakan kepada semua masyarakat, “tambahnya.
Kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama tokoh masyarakat Bekasi Timur tersebut berlangsung dengan antusias. Interaksi aktif antara peserta dan narasumber menunjukkan adanya perhatian terhadap pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi digital.(Nr).
