BEKASI- bekasitoday.com– Polres Metro Bekasi menggelar Apel Pergeseran Pasukan Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan Wibawa Mukti Jaya 2026 dalam rangka pengamanan tahap pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi Tahun 2026.
Apel digelar di Lapangan Parkir Central Park Meikarta, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (19/9/2026), mulai pukul 08.00 WIB. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo bertindak langsung sebagai inspektur apel.
Kegiatan tersebut dihadiri Karo Ops Polda Metro Jaya Brigjen Pol La Ode Aries El Fathar, Sekda Kabupaten Bekasi Endin Samsudin, Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Arm Vicky Harryanto, unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi, para PJU Polda Metro Jaya selaku penanggung jawab wilayah kecamatan, Danyon D Sat Brimob Polda Metro Jaya, para PJU Polres Metro Bekasi, Kepala DPMD Kabupaten Bekasi, para Kapolsek jajaran, Danramil jajaran Kodim 0509 Kabupaten Bekasi serta para camat se-Kabupaten Bekasi.
Apel pergeseran pasukan menjadi bagian dari kesiapan aparat dalam mengamankan seluruh rangkaian tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (20/9/2026) di 154 desa. Setelah apel, personel langsung digeser menuju wilayah penugasan masing-masing untuk menempati titik pengamanan sesuai pola dan kebutuhan di lapangan.
Dalam operasi tersebut, kekuatan pengamanan gabungan mencapai 12.261 personel yang terdiri dari unsur Polri, TNI dan unsur pengamanan lainnya. Dari jajaran Polri dan satuan pendukung, di antaranya terdapat 1.062 personel Polres Metro Bekasi, 79 personel BKO PJU Polda Metro Jaya, 796 personel BKO Polda Metro Jaya untuk pengamanan TPS, 750 personel BKO Polres jajaran Polda Metro Jaya, 1.120 personel PHH Brimob, 502 personel Dalmas Polda Metro Jaya, 28 personel Raimas, serta 60 personel Patra Sat Brimob Polda Metro Jaya.
Sementara itu, unsur TNI turut dilibatkan dalam pengamanan dengan 795 personel. Selain kekuatan tersebut, pengamanan Pilkades juga didukung unsur lain yang disiapkan sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo menegaskan, pergeseran pasukan merupakan bagian dari kesiapan jajaran untuk memastikan tahapan pemungutan hingga penghitungan suara berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Menurutnya, personel yang telah digeser tidak hanya melakukan pengamanan di sekitar TPS, tetapi juga melakukan langkah antisipasi serta pendekatan kepada tokoh masyarakat guna menjaga situasi tetap terkendali. Pengamanan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan karakteristik masing-masing wilayah.
Pengamanan Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi dilaksanakan melalui sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait. Langkah preventif dikedepankan untuk mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya.
Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Arm Vicky Harryanto juga menyatakan dukungan TNI dalam pengamanan Pilkades. Sebanyak 430 Babinsa dilibatkan untuk memonitor TPS di 154 desa, dengan dukungan personel dari jajaran Koramil dan Kodim yang disiagakan mengikuti perkembangan situasi di lapangan.
Polres Metro Bekasi mengimbau seluruh masyarakat, panitia Pilkades, calon kepala desa dan para pendukung untuk bersama-sama menjaga suasana tetap damai. Seluruh pihak diminta menghormati proses pemungutan dan penghitungan suara serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Beda pilihan tetap saudara. Mari bersama menjaga Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026 agar berlangsung aman, tertib, lancar dan damai.” (Nr).
