Jenazah Sopir Korban Penembakan di Habema Dipulangkan ke Tanah Toraja

IMG 20260919 WA0099PAPUA PEGUNUNGAN- bekasitoday.com– Jenazah Aris Sanda (41), sopir angkutan masyarakat yang menjadi korban penembakan dan pembakaran kendaraan di kawasan Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, dipulangkan ke kampung halamannya di Tanah Toraja, Sulawesi Selatan.

Proses pemulangan jenazah berlangsung pada Jumat (18/9/2026) dengan pengawalan aparat keamanan. Dari Wamena, jenazah bersama keluarga diberangkatkan menuju Sentani sekitar pukul 10.00 WIT.

Setelah tiba di Sentani, perjalanan dilanjutkan menggunakan pesawat menuju Makassar pada pukul 12.00 WIT. Dari Makassar, jenazah kemudian diteruskan melalui jalur darat menuju Tanah Toraja untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Yusuf Sutejo mengatakan, proses evakuasi hingga pemulangan korban dan keluarga dilakukan secara bertahap.

“Sebelumnya, istri korban AS dijemput oleh rekan-rekan TNI menggunakan helikopter dari kediamannya di Lugah untuk dibawa ke Wamena. Setelah bertemu dengan keluarga, proses pemulangan jenazah kemudian dilanjutkan menuju Sentani dan selanjutnya ke Makassar, “ujar Yusuf dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).

Sopir Angkutan dan Pengangkut Logistik

Aris Sanda diketahui berprofesi sebagai sopir angkutan masyarakat yang melayani mobilitas warga di wilayah Papua Pegunungan.

Selain mengangkut penumpang, aktivitas angkutan yang dijalankannya juga berkaitan dengan distribusi logistik dan kebutuhan pokok menuju kawasan pedalaman.

Peristiwa penembakan terjadi pada Rabu (16/9/2026) di jalur Wamena-Mbua, Papua Pegunungan. Dalam kejadian tersebut, Aris Sanda meninggal dunia. Kendaraan yang digunakannya juga dilaporkan dibakar.

Aparat keamanan menyebut insiden tersebut diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata yang dikaitkan dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Aparat Lanjutkan Pengejaran

Seiring dengan proses pemulangan jenazah, aparat gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 masih melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut.

Kombes Yusuf Sutejo menegaskan bahwa aparat terus berupaya mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

“Kami tetap tidak tinggal diam dan tidak mengenal lelah untuk terus melakukan pengejaran dan pencarian terhadap para pelaku yang telah melakukan tindakan keji tersebut, “tegas Yusuf.

Pengejaran dilakukan sebagai bagian dari upaya aparat mengungkap rangkaian kejadian yang menyebabkan meninggalnya Aris Sanda.

Sementara itu, jenazah korban telah melanjutkan perjalanan menuju Tanah Toraja untuk dimakamkan oleh keluarga. Proses pemulangan tersebut mendapat pengawalan aparat hingga tahapan perjalanan menuju kampung halaman korban.

Penyelidikan dan pencarian terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab atas penembakan masih terus dilakukan oleh aparat keamanan. (Nr).

Bagikan:
error: