BEKASI- bekasitoday.com– Perkelahian antar kelompok remaja yang terjadi di Jalan Raya Perjuangan, Kampung Penggilingan, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Rabu (10/6/2026) dini hari, mengakibatkan seorang pemuda bernama Guntur Saputra (19) meninggal dunia.
Korban yang merupakan warga Perumahan Puri Gardenia, Desa Babelan Kota, mengalami luka akibat senjata tajam saat terjadi bentrokan antar kelompok. Meski sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Peristiwa tragis tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban awalnya melihat sekelompok remaja berada di sekitar lokasi kejadian. Korban kemudian menghampiri kelompok tersebut dan memanggil rekan-rekannya hingga terjadi perkelahian yang melibatkan penggunaan senjata tajam.
Dalam bentrokan itu, korban terjatuh dan diduga menjadi sasaran serangan senjata tajam dari kelompok lawan. Rekan-rekannya kemudian berupaya menyelamatkan korban dengan membawanya ke RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun setelah menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Mendapat informasi adanya korban meninggal dunia, Tim Unit Reskrim Polsek Babelan langsung bergerak melakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan mendatangi rumah sakit guna mengumpulkan informasi awal terkait peristiwa tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Babelan, AKP Syafwardi ZA, SH., mengatakan pihaknya tengah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang terlibat dalam peristiwa berdarah tersebut.
“Begitu menerima laporan, kami segera mendatangi lokasi kejadian dan rumah sakit untuk melakukan penyelidikan awal. Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan saksi, mencari rekaman CCTV, serta mendalami identitas para pelaku yang terlibat dalam peristiwa ini, “ujarnya.
Polisi telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan, di antaranya olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, pencarian rekaman CCTV di sekitar lokasi, hingga pengurusan visum et repertum sebagai bagian dari proses pengungkapan kasus.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan remaja agar tidak terlibat dalam perkelahian kelompok yang berpotensi menimbulkan tindak pidana maupun merenggut nyawa.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Babelan. Aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi dan menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas meninggalnya Guntur Saputra.(Nr).
