Maulid Nabi di Muarabakti, Warga Diajak Teladani Akhlak Rasulullah dan Jaga Kerukunan

IMG 20260905 WA0022BEKASI- bekasitoday.com– Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Nurul Hidayah berkolaborasi dengan Majelis Ta’lim Kaum Ibu Al-Munawaroh sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Masjid Jami Nurul Hidayah, Kampung Belendung RT 002/RW 001, Desa Muarabakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, tersebut mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Pribadi yang Beriman, Berilmu, dan Bermanfaat.”

Ratusan jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Kehadiran masyarakat juga datang dari berbagai elemen, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga jamaah majelis ta’lim kaum ibu se-Kampung Belendung, baik dari Desa Muarabakti maupun Desa Kedung Pengawas.

Turut hadir Ketua DKM beserta jamaah Masjid Jami Al-Muhajirin dan Masjid Jami Darussalam. Kebersamaan lintas lingkungan tersebut semakin memperlihatkan semangat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Ketua Panitia Pelaksana, Neneng Nurhilaliyah, S.Kep., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh jamaah, masyarakat sekitar, serta para donatur yang telah memberikan kontribusi nyata baik berupa tenaga, materi, maupun dukungan moral demi kelancaran peringatan Maulid Nabi ini, “ujar Neneng dalam sambutannya.

Sementara itu, mewakili Kepala Desa Muarabakti, Hj. Iis Lonih, mengapresiasi tingginya kebersamaan warga dalam kegiatan keagamaan tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan dua pesan penting kepada jamaah. Pertama, masyarakat diajak untuk menjadikan akhlak dan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku, sikap, serta hubungan sosial di tengah masyarakat.

Pesan kedua berkaitan dengan pentingnya menjaga kerukunan menjelang pesta demokrasi. Warga diimbau tetap menjaga persatuan, kerukunan antar tetangga, serta keharmonisan keluarga meskipun memiliki pilihan politik yang berbeda.

Perbedaan pilihan, kata dia, hendaknya tidak menjadi alasan untuk memutus silaturahmi maupun menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Persatuan dan keamanan lingkungan harus tetap menjadi kepentingan bersama demi menjaga marwah demokrasi serta stabilitas keamanan dan ketertiban Desa Muarabakti.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan Ustaz H. Fajar Maulana, S.Pd.I.

Dalam ceramahnya, Ustaz Fajar mengajak seluruh jamaah untuk terus meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dengan cara mengamalkan ajaran serta sunnah-sunnah yang telah beliau contohkan.

Ia menekankan bahwa kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan dalam kehidupan nyata, antara lain melalui akhlak yang baik, kepatuhan terhadap ajaran agama, serta kepedulian dan kemanfaatan kepada sesama.

Secara khusus, Ustaz Fajar juga memberikan nasihat kepada kaum ibu agar senantiasa menjaga keharmonisan rumah tangga dengan menjalankan kewajiban masing-masing sesuai tuntunan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, termasuk bersikap taat dan menghormati suami dalam perkara yang baik dan sesuai syariat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat nilai keagamaan, serta membangun kebersamaan warga Kampung Belendung dan sekitarnya.(Ulie).

Bagikan:
error: