Ponpes Attauhid Pinang Lima Wisuda 13 Santri Tahfidz, Lahirkan Generasi Qurani untuk Peradaban Cahaya

Bagikan:

IMG 20260830 WA0020BEKASI- bekasitoday.com- Pondok Pesantren (Ponpes) Attauhid Pinang Lima menggelar Wisuda Tahfidz Angkatan ke-3 yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Muara Pinang Lima, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (30/8/2026).

Mengusung tema “Lahir Generasi Qurani untuk Peradaban Cahaya”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para santri yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.

Sebanyak 13 santri, terdiri dari empat santri putra dan sembilan santri putri, dinyatakan sebagai Wisudawan Tahfidz Angkatan ke-3. Mereka berhasil menyelesaikan hafalan dengan kategori yang berbeda.

Untuk kategori Hifdzil 10 Juz, terdapat satu santri yang berhasil menyelesaikan hafalannya, yakni Imelda Amelia Putri.

Sementara kategori Hifdzil 3 Juz diraih oleh tiga santri, yaitu Nur’aini, Ananda Zahrotus Syifa, dan Khuzaimatus Salwa.

Adapun kategori Hifdzil Juz 30 berhasil diselesaikan oleh sembilan santri, yakni Novi Mutiara Sari, Nabilah Hanafis Nurilyas, Syaqilah, Nentih Liantih, Arimbi Eka Ramadhani, Nugi Fadhilah, Muhlis Nur Abdul Wahab, Arif Satria Efendi, dan Ahmad Zakaria.

Pimpinan Ponpes Attauhid Pinang Lima, Guru H. Akhmad Nuryasin Mashum HM, menyampaikan bahwa pencapaian para wisudawan tidak diraih secara instan. Setiap santri harus melalui proses tasmi’ atau setoran hafalan yang dilakukan dengan pengawasan ketat dari tim khusus pesantren.

Menurutnya, mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan kualitas hafalan para santri sekaligus menjaga konsistensi mereka dalam membaca dan menghafalkan Al-Qur’an.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan wali santri yang selama ini memberikan dukungan, baik secara moril maupun materil, terhadap proses pendidikan dan pembinaan di Ponpes Attauhid Pinang Lima.

“Keberhasilan para santri tentu tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Kami sangat mengapresiasi dukungan moril dan materil dari para donatur serta wali santri. Sinergi dan kepercayaan orang tua terhadap aturan pembinaan pesantren juga sangat penting dalam mendukung perkembangan anak-anak, “ujar Guru H. Akhmad Nuryasin.

Sementara itu, perwakilan wali santri, Panji Sri Shebakti, turut menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para santri dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.

Ia berharap hafalan yang telah diperoleh para santri tidak berhenti pada pencapaian wisuda semata, tetapi terus dijaga, dipelajari, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga hafalan yang telah didapatkan dapat terus dijaga dan diamalkan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, “ungkapnya.

Wisuda Tahfidz Angkatan ke-3 yang dipadukan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diharapkan tidak hanya menjadi seremoni penghargaan bagi para santri, tetapi juga menjadi penguat semangat untuk terus mencintai, mempelajari, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Melalui momentum tersebut, Ponpes Attauhid Pinang Lima berharap para wisudawan mampu menjadi generasi Qurani yang membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, agama, dan bangsa.(Ulie).


Bagikan:
error: