JAKARTA- bekasitoday.com- Semarak Tahun Baru Imlek di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) hadir dengan nuansa berbeda melalui rangkaian acara bertema “Ride to Luck” (Join the Journey, Catch the Luck). Perayaan ini mengusung semangat optimisme, keberuntungan, dan harmoni budaya di jantung ibu kota, sekaligus menegaskan keberagaman sebagai kekuatan Indonesia.
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, menekankan pentingnya momen kebersamaan dalam perayaan ini.
“Kita merayakan dengan cara yang berbeda-beda tetapi tetap satu, dan itulah kelebihan Indonesia. Bukan keseragaman yang menjadi kekuatan kita, melainkan keberagaman, “ujarnya.
Kolaborasi antara Kawasan Niaga SCBD, SCBD Park, dan SCBD Weekland menghadirkan perpaduan atraksi barongsai, tarian naga, serta seni Betawi. Kehadiran budaya lokal memperkaya suasana, menciptakan ruang kebersamaan yang merefleksikan wajah multikultural Jakarta.
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Isyana Bagoes Oka, mengungkapkan kebahagiaannya melihat antusiasme masyarakat. Ia menilai parade budaya yang menampilkan keberagaman Nusantara menjadi sarana penting memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda.
“Momentum seperti ini penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada anak-anak sejak dini. Di tengah keragaman, kita harus tetap bersatu dan bersama-sama memajukan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045, “tuturnya.
Sorotan Utama Perayaan “Ride to Luck”.
1. Akulturasi Budaya – Pertunjukan barongsai dan seni tradisi Tionghoa dikolaborasikan dengan tarian serta musik Betawi. Puncak acara berlangsung pada 16–17 Februari dan 1 Maret 2026.
2. Pemberdayaan UMKM – Sebanyak 80 UMKM binaan SCBD meramaikan Lunar New Year Market, menghadirkan kuliner khas Imlek dan hidangan nusantara. Bank Artha Graha Internasional mendukung transaksi nontunai dengan berbagai promo menarik.
3. Destinasi Inklusif – Seluruh atraksi budaya terbuka gratis untuk masyarakat, menjadikan SCBD ruang publik yang ramah dan inklusif.
Panitia acara, Ananta Pribadi, menegaskan bahwa tema Ride to Luck mengajak masyarakat memulai perjalanan baru dengan penuh optimisme. Tahun ini, perayaan Imlek dan Cap Go Meh terasa istimewa karena bertepatan dengan awal bulan suci Ramadhan, menjadi simbol harmonisasi antarbudaya dan keberagaman agama.
Kesuksesan acara ini didukung penuh oleh Artha Graha Network dan Artha Graha Group melalui pengelolaan kawasan SCBD serta pemberdayaan UMKM lewat pilar filantropi Artha Graha Peduli (AGP).
Sebagai kawasan niaga terpadu seluas ±45 hektar, SCBD terus bertransformasi menjadi distrik bisnis modern sekaligus titik temu keberagaman budaya. Dengan hadirnya SCBD Park dan SCBD Weekland, kawasan ini semakin memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kreatif dan ruang publik yang menyatukan masyarakat.
Perayaan “Ride to Luck” menjadi ajakan terbuka bagi warga Jakarta untuk merasakan pengalaman Lunar New Year yang unik-sebuah perjalanan budaya yang menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan dan harmoni adalah masa depan ibu kota.(Nr).
