BEKASI- bekasitoday.com– Kawasan Marrakash, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, yang dikenal sebagai pusat perbelanjaan dan perputaran ekonomi ternyata menyimpan persoalan serius terkait kondisi lingkungan dan infrastruktur. Meski aktivitas ekonomi di daerah ini cukup tinggi, perhatian terhadap kualitas jalan dan lingkungan masih minim.
Sorotan muncul ketika hujan deras melanda dan menyebabkan banjir di kawasan tersebut. Kondisi jalan yang berlubang semakin memperparah keadaan. Tidak sedikit pengendara motor yang terperosok ke lubang-lubang jalan, bahkan lubang-lubang itu terlihat berjejer seperti barisan panjang yang mengganggu lalu lintas.
Simon Kristian, warga Kabupaten Bekasi, angkat bicara mengenai masalah ini. Ia menilai pemerintah daerah seolah menutup mata terhadap kondisi jalan rusak di Marrakash.
“Pemerintah setempat memang tidak pernah apa lewat jalan tersebut, atau mata dan hatinya tertutup oleh gelimang harta, atau alasan lama, ‘sedang sibuk’, “ujarnya dengan nada kritis.
Menurut Simon, jalan tersebut dilalui oleh masyarakat dari berbagai latar belakang setiap harinya. Kerusakan jalan tidak hanya menyebabkan keterlambatan aktivitas warga, tetapi juga menimbulkan kecelakaan kecil seperti tergelincirnya pengendara.
“Kasihan mereka yang setiap hari melintasi kawasan itu. Berapa kali mereka injak lubang, berapa kali tergelincir, berapa kali terlambat karena harus melaju pelan, “tambahnya.
Ia mendesak pemerintah Kabupaten Bekasi segera turun tangan memperbaiki jalan rusak, khususnya di kawasan Marrakash, serta tidak hanya fokus pada pembangunan di pusat pemerintahan kabupaten. Simon juga mengingatkan agar anggota dewan di dapil Tarumajaya, Babelan, dan Muaragembong tidak hanya hadir saat kampanye politik, tetapi benar-benar memperhatikan kebutuhan warga.
“Harapan saya, pemerintah jangan buta terhadap lingkungan. Jangan datang hanya sewaktu kampanye politik saja. Turun langsung ke daerah-daerah, lihat kondisi nyata warga, “tutup Simon.(Nr).
