BEKASI- bekasitoday.com– Sebuah kisah penuh makna datang dari Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Di usianya yang baru menginjak 13 tahun, seorang remaja bernama Falaq Al Bian Al Safah, atau akrab disapa Al, berhasil menyentuh hati banyak orang dengan tekad kuatnya untuk berkurban.
Al, siswa kelas VII SMPN 4 Babelan, membuktikan bahwa semangat ibadah dan berbagi tidak mengenal batas usia. Dengan penuh kesabaran, ia mengumpulkan uang dari sisa jajan harian serta uang “saweran” yang diterimanya saat Hari Raya Idul Fitri. Semua itu ia tabung demi mewujudkan niat tulus berkurban tahun ini.
Menurut penuturan sang ibu, niat Al bahkan sempat diwarnai air mata. Ia menangis karena begitu besar keinginannya untuk meraih pahala dan keberkahan melalui ibadah kurban. Keputusan ini lahir murni dari hati sanubari Al, tanpa paksaan dari siapa pun.
Pada Rabu, 20 Mei 2026, Al bersama ibunya mendatangi tempat penyedia hewan kurban milik Bang Tera. Dengan penuh keyakinan, ia memilih langsung hewan kurban yang akan disembelih.
“Al meminta sendiri untuk dibelikan hewan kurban. Ia ingin mendapatkan pahala dan belajar berbagi sejak dini, “ungkap sang ibu dalam unggahan media sosial yang kini ramai diperbincangkan warga Bekasi.
Aksi nyata Al menjadi teladan bagi teman-temannya di SMPN 4 Babelan dan masyarakat luas. Ia menunjukkan bahwa semangat berbagi bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti menyisihkan uang jajan sehari-hari. Kisah ini menjadi pengingat bahwa nilai kepedulian dan pemahaman agama dapat tumbuh subur bahkan di usia remaja.
Kisah Al ini bisa dikaitkan dengan beberapa hal menarik:
– Inspirasi remaja yang menunjukkan kepedulian sosial sejak dini.
– Ibadah kurban dan nilai spiritual yang terkandung di dalamnya.
– Pendidikan karakter yang dapat ditanamkan melalui pengalaman nyata.
– Kisah warga Bekasi yang menjadi teladan bagi lingkungan sekitar.(Ulie).
