Kepala Desa Kedung Pengawas Hadir di Rumah Duka, Wujudkan Kepedulian Sosial

BEKASI- bekasitoday.com– Suasana duka menyelimuti Kampung Baru RT 013 RW 005, Kadus 2, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, atas wafatnya almarhumah Ibu Misri binti Bapak Mi’in. Kehilangan ini tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga oleh masyarakat sekitar. Kepedulian pun ditunjukkan langsung oleh Kepala Desa Kedung Pengawas, H. Nasarudin, yang hadir melayat ke rumah duka.

Kehadiran H. Nasarudin menjadi bukti nyata bahwa seorang pemimpin desa tidak hanya hadir dalam urusan pemerintahan, tetapi juga dalam momen-momen sulit yang dialami warganya. Dengan penuh empati, beliau menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Kedung Pengawas turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya almarhumah Ibu Misri. Semoga almarhumah husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan, “ucapnya.

Selain memberikan dukungan moral, H. Nasarudin juga menyerahkan bantuan berupa puluhan dus air mineral. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga dalam menjamu para pelayat yang datang silih berganti.

“Sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan pemerintahan, tetapi juga saat warga mengalami musibah. Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu dan meringankan kebutuhan keluarga, “tambahnya.

Langkah ini menjadi cerminan kepemimpinan yang humanis. Kehadiran seorang kepala desa di tengah masyarakat yang berduka memperlihatkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal administrasi, melainkan juga soal kepedulian dan kebersamaan. Masyarakat pun menyambut baik perhatian yang diberikan. Di tengah suasana kehilangan, dukungan seperti ini menjadi penguat bagi keluarga almarhumah sekaligus mempererat ikatan sosial di lingkungan warga.

Bagi masyarakat Desa Kedung Pengawas, tindakan H. Nasarudin menjadi teladan bahwa seorang pemimpin harus hadir dalam suka maupun duka. Kehadiran beliau di rumah duka tidak hanya memberikan semangat bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga menumbuhkan rasa solidaritas di antara warga.

Dengan langkah sederhana namun penuh makna, Kepala Desa Kedung Pengawas menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati adalah kepemimpinan yang dekat dengan rakyat, hadir dalam setiap kondisi, dan mampu memberikan penguatan moral di saat masyarakat membutuhkan.(Nr).

Bagikan:
error: