
JAKARTA- bekasitoday.com- Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, melakukan pertemuan dengan Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, di Kantor DPP ABPEDNAS, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara SMSI, Kejaksaan RI, dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dalam mengawal program nasional JAGA DESA dan JAGA Dapur MBG.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, dengan penekanan pada:
– Pengawasan desa: memastikan Dana Desa dikelola transparan dan bebas korupsi.
– Pendampingan program MBG: mendukung distribusi makanan bergizi gratis secara tepat sasaran.
– Sinergi lintas lembaga: melibatkan media, aparat hukum, dan masyarakat dalam pengawasan.
Firdaus menegaskan SMSI siap mengerahkan jaringan media siber di seluruh daerah untuk mendukung pengawasan, edukasi publik, dan penyebarluasan informasi.
“SMSI siap bersinergi dengan Kejaksaan dan ABPEDNAS dalam mendukung program JAGA DESA dan JAGA Dapur MBG. Pers memiliki fungsi edukasi, informasi, sekaligus kontrol sosial sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, “ujarnya.
Transparansi Program MBG
JAM Intel Reda Manthovani menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan Program MBG.
– Setiap SPPG diwajibkan memiliki media sosial sebagai sarana pelaporan terbuka.
– Informasi yang dibagikan meliputi menu makanan, harga bahan pangan, hingga distribusi penerima manfaat.
– Pengawasan dilakukan bersama APIP dan aparat penegak hukum untuk memastikan penggunaan anggaran sesuai aturan.
Reda menegaskan bahwa Program JAGA DESA dan JAGA Dapur MBG bukan sekadar pengawasan, tetapi juga pendampingan preventif agar aparatur desa dan pelaksana program terhindar dari persoalan hukum.
“Penguatan tata kelola pemerintahan desa dan program strategis nasional membutuhkan sinergi seluruh elemen, termasuk media dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, potensi penyimpangan anggaran dapat diminimalisir, “tegasnya.
Program JAGA DESA dan JAGA Dapur MBG diharapkan menjadi model pengawasan terpadu berbasis partisipasi publik, melibatkan pemerintah, aparat hukum, organisasi desa, media, dan masyarakat. Tujuannya jelas: mewujudkan pembangunan desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.(Nr).
