Diduga Intervensi Penerima Bansos untuk Dukung Bacalon Kades, Oknum PSM di Kedung Jaya Tuai Sorotan

File 000000000d7881f593788dab96f7d17aBEKASI- bekaditoday.com– Menjelang dibukanya pendaftaran bakal calon kepala desa, dinamika politik di tingkat desa mulai memanas. Ketegangan tidak hanya terjadi di kalangan pendukung para bakal calon kepala desa, tetapi juga menyeret dugaan keterlibatan seorang oknum Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Oknum PSM tersebut diduga melakukan intervensi terhadap sejumlah penerima manfaat bantuan sosial dalam sebuah kegiatan. Dugaan itu mencuat setelah beredarnya sebuah video di media sosial yang memperlihatkan seorang pria yang diduga merupakan PSM memberikan arahan kepada para penerima bantuan untuk mendukung salah satu bakal calon kepala desa.

Dalam video yang beredar, terdengar ucapan yang diduga mengandung unsur ajakan sekaligus ancaman terkait penyaluran bantuan sosial.

“Ini udah pasti Bu, pastinya apa ini, Zorro? Kalau dukung Zorro ada syaratnya. Syaratnya apa? Kalau ibu mau bansos menangkan H. Jauhari dulu. Kalau Jauhari menang saya yang bertanggung jawab, karena itu ranah saya, itu pekerjaan saya. Saya liatin ya, kalau ada yang tidak nyoblos Jauhari saya ilangin bansosnya, “demikian ucapan yang terdengar dalam rekaman video tersebut.

Video tersebut sontak menuai perhatian dan memicu keresahan di kalangan masyarakat, khususnya para penerima manfaat bantuan sosial yang merasa mendapat tekanan dan intimidasi dalam menentukan pilihan politiknya.

Menyikapi peristiwa tersebut, puluhan penerima manfaat dikabarkan berencana mendatangi Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bekasi. Mereka bermaksud mengadukan dugaan intervensi serta ancaman pencabutan bantuan sosial yang diduga dilakukan oleh oknum PSM tersebut.

Sementara dr. Alamsyah selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi saat dihubungi berterimakasih atas informasi yang diberikan, dan mengaku akan menindaklanjuti viralnya video yang beredar tersebut.(Nr).

Bagikan:
error: