BEKASI- bekasitoday.com– Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, diwarnai kericuhan. Penetapan nomor urut calon kepala desa yang berlangsung Rabu (9/9/2026), berubah memanas setelah dua kubu massa pendukung calon terlibat aksi saling dorong hingga berujung baku hantam.
Kericuhan tersebut melibatkan massa pendukung calon Kepala Desa Markim-Dartam dan massa pendukung calon kepala desa petahana (incumbent), Royadi.
Ketegangan yang terjadi di lokasi sempat membuat situasi tidak terkendali. Kedua kelompok massa terlihat terlibat aksi saling dorong sebelum akhirnya terjadi bentrokan di tengah jalan.
Melihat kondisi tersebut, aparat kepolisian bersama personel TNI yang melakukan pengamanan langsung turun tangan. Petugas berupaya memisahkan kedua kelompok dan meredam situasi agar kericuhan tidak semakin meluas.
Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi pemicu terjadinya kericuhan tersebut. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab awal hingga terjadinya aksi saling dorong dan baku hantam antarmassa pendukung.
Insiden tersebut juga berdampak terhadap pengguna jalan. Arus lalu lintas di Jalan Raya Sukaringin sempat mengalami kemacetan panjang karena aktivitas massa dan pengamanan aparat di sekitar lokasi.
Kericuhan dalam tahapan Pilkades ini menjadi perhatian tersendiri. Sebab, pemilihan kepala desa seharusnya menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin berdasarkan visi, misi, program, serta rekam jejak calon.
Kontestasi demokrasi di tingkat desa semestinya menjadi ajang adu gagasan, bukan adu kekuatan.
Para calon kepala desa, tim pemenangan, maupun seluruh pendukung diharapkan mampu menahan diri dan mengedepankan sikap sportif. Perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi, tetapi jangan sampai perbedaan tersebut justru memicu konflik yang dapat merugikan masyarakat luas.
Aparat keamanan juga diharapkan terus melakukan langkah antisipasi agar tahapan Pilkades berikutnya dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga proses pemungutan suara selesai.(Nr).
