Kakanwil Imigrasi Maluku Tinjau Kesiapan Pos Pelayanan Keimigrasian Wonderful Sail to Indonesia 2026 di Kota Tual

IMG 20260709 WA0067TUAL AMBON- bekasitoday.com– Dalam rangka memastikan kesiapan pelayanan keimigrasian pada pelaksanaan Wonderful Sail to Indonesia 2026, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku, Gindo Ginting, melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang akan dijadikan Pos Pelayanan Keimigrasian di Pelabuhan Penyeberangan Desa Dullah, Kota Tual, Kamis (9/7/2026).

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku untuk memastikan seluruh tahapan pelayanan keimigrasian berjalan optimal dalam mendukung kelancaran salah satu agenda wisata bahari internasional yang akan menghadirkan puluhan kapal pesiar (yacht) dari berbagai negara, termasuk Australia.

Dalam kegiatan itu, Gindo Ginting didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Abduraab Ely, Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Sukri Martin, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual Abdul Hasyim, serta Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Tual Maria Oktavianus Farfa yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Sail to Indonesia Kota Tual.

Selama peninjauan, Gindo Ginting memeriksa secara menyeluruh kesiapan sarana dan prasarana pelayanan keimigrasian, mulai dari lokasi pelayanan, perangkat operasional, hingga kesiapan personel yang akan bertugas selama penyelenggaraan kegiatan. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap alur pelayanan keimigrasian, mulai dari proses kedatangan kapal, pemeriksaan dokumen perjalanan, pemeriksaan keimigrasian terhadap awak maupun penumpang kapal, hingga penyelesaian administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan hasil peninjauan, lokasi yang telah disiapkan dinilai telah memenuhi kebutuhan operasional untuk pelaksanaan pemeriksaan keimigrasian terhadap awak dan penumpang kapal wisata asing yang memasuki wilayah Indonesia melalui Kota Tual. Seluruh sarana pendukung pelayanan juga telah dipersiapkan secara terencana dan terkoordinasi dengan baik.

Meski demikian, Gindo Ginting menegaskan agar seluruh perangkat operasional kembali dilakukan pengecekan sebelum pelaksanaan kegiatan sebagai langkah antisipatif terhadap kemungkinan kendala teknis di lapangan. Menurutnya, seluruh mekanisme pelayanan harus berjalan secara terintegrasi dengan mengedepankan efektivitas pelayanan, kepastian hukum, serta kemudahan bagi seluruh peserta Wonderful Sail to Indonesia 2026.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga profesionalisme seluruh petugas, memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta menghadirkan pelayanan keimigrasian yang cepat, ramah, dan berkualitas. Selain itu, ia menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar setiap permasalahan yang berkaitan dengan aspek keimigrasian selama pelaksanaan kegiatan segera dilaporkan secara berjenjang kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku sehingga dapat ditangani secara cepat, tepat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan Wonderful Sail to Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 21 Juli 2026. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dua kapal dijadwalkan tiba lebih awal pada 11 Juli 2026, sementara jumlah kapal yang akan berkunjung ke Kota Tual diperkirakan mencapai 22 kapal.

Melalui peninjauan ini, Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku menegaskan komitmennya dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Wonderful Sail to Indonesia 2026 sebagai ajang promosi pariwisata bahari Indonesia di tingkat internasional. Kesiapan pelayanan keimigrasian diharapkan mampu memberikan pelayanan prima kepada seluruh peserta sekaligus mendukung keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus masuk warga negara asing melalui wilayah Maluku.(Nr).

Bagikan:
error: